Categories
Uncategorized

VCO untuk ruam popok

Artikel ini membahas mengenai informasi VCO untuk ruam popok bisa menjadi pilihan untuk bunda untuk perlindungan si buah hati.

Definisi kelapa

Buah kelapa merupakan buah tropis yang dihasilkan dari tanaman Cocos nucifera yang termasuk dalam famili Arecaceae atau palms. Buah kelapa berbentuk bulat di beberapa sisi, agak miring, seukuran kepala manusia.

Warna buah kelapa ada yang hijau dan ada pula yang kuning tergantung varietasnya. Daging buah kelapa dibungkus kulit terluar berupa ijuk tebal dan bagian dalamnya berupa kayu keras atau tempurung.

Batok kelapa menutupi daging putih bersih dan sari buahnya. Air yang terkandung di dalam buah bening agak keruh, manis dan menyegarkan.

Habitat tanaman kelapa adalah dataran rendah tropis. Tanaman ini memiliki toleransi yang tinggi terhadap tanah yang bersalinitas tinggi, oleh karena itu dapat ditemukan tumbuh di pantai.

Meski begitu, pohon kelapa masih bisa tumbuh di dataran tinggi namun perkembangannya lebih lambat.

Definisi VCO

VCO adalah virgin coconut oil atau minyak kelapa yang diambil dari santan sehingga tidak mengalami proses pengeringan dan tidak dipanaskan di bawah sinar matahari. Sebab, kandungan antioksidan VCO menjadi lebih kaya karena tidak melalui pemanasan.

Selain itu, VCO merupakan minyak alami dan aman diaplikasikan langsung ke kulit bayi. Manfaat minyak kelapa untuk bayi antara lain membantu melembabkan kulit dan menyembuhkan luka.

Manfaat VCO untuk Bayi

Umumnya minyak kelapa VCO aman digunakan oleh bayi secara topikal atau topikal. Namun, gunakan dengan hemat di area yang membutuhkan lebih banyak kelembapan.

Beberapa manfaat VCO untuk bayi antara lain:

  1. Mengatasi ruam popok

Minyak kelapa untuk kulit bayi adalah dapat membantu mengatasi ruam popok bayi. Belum ada bukti ilmiah untuk khasiat ini, tetapi minyak kelapa dapat mengurangi peradangan, gatal, dan iritasi pada kulit.

Mengoleskan minyak kelapa dapat melembabkan kulit sehingga tidak mudah ruam. Caranya cukup dengan mengoleskan VCO pada bokong atau selangkangan yang mengalami ruam.

Setelah itu, pastikan kulit sudah benar-benar kering sebelum mengganti popok dengan yang baru. Cara ini bisa diterapkan beberapa kali dalam sehari.

Untuk produksi VCO secara massal bisa menggunakan mesin VCO agar produktivitas naik.

Tips Memilih Popok Bayi

Pilih lapisan berpori

Popok sekali pakai umumnya disusun menjadi 3 lapisan: lapisan dalam, lapisan inti, dan lapisan luar.Menurut IDAI, sebaiknya pilih popok dengan lapisan dalam yang berpori, untuk mengurangi gesekan kulit.

Selain itu juga membantu melancarkan sirkulasi udara, agar kulit bayi tidak lembap yang dapat memicu timbulnya ruam popok. Formula khusus tambahan.

Tidak hanya lapisan dalam yang porous, IDAI juga merekomendasikan untuk memilih lapisan dalam yang telah ditambahkan formula khusus, seperti zinc oxide, aloe vera, dan petroleum.

Hal ini tidak apa-apa untuk menjaga kulit bayi tetap kering, agar bayi tetap nyaman saat memakai popok.

Menyerap dengan baik

Jika Anda menginginkan popok dengan daya serap yang kuat, Anda bisa memilih popok sekali pakai dengan lapisan inti berbahan AGM. Apa itu RUPS? Ini adalah agen pembentuk gel penyerap, juga dikenal sebagai superabsorben, yang terbuat dari natrium poliakrilat.

Menurut IDAI, RUPS memiliki keunggulan yaitu dapat dengan cepat memisahkan urin dari feses, menahan cairan dalam matriksnya, dan menjaga stabilitas pH.

Popok dengan perubahan warna ‘alarm’IDAI menganjurkan untuk selalu mengganti popok setiap kali anak buang air kecil atau besar. Dianjurkan juga untuk sering mengganti popok, sekitar 2 sampai 3 jam.

Jadi, Anda juga perlu memilih popok yang memiliki ‘sistem alarm, yang menunjukkan perubahan warna di bagian luar popok saat terkena urine.

Bahan luarnya keropos, tidak tahan air

Beberapa merek popok sekali pakai sering kali menonjolkan teknologi eksterior tahan air atau kedap air. Ada juga yang suka dengan bahan luar yang keropos, tapi tidak tahan air.

Mana yang lebih baik? IDAI dikatakan memilih bahan luar yang berpori daripada yang tahan air, karena lebih aman dan nyaman untuk kulit bayi yang sensitif.

Popok kain katun

Menurut IDAI, popok kain juga hadir dengan beragam inovasi baru dalam hal komposisi. Jika Anda memilih popok kain, IDAI merekomendasikan popok kain katun karena memberikan ventilasi yang baik untuk kulit bayi.

Cari bahan penyerap pada popok kain

Bahan penyerap yang umum digunakan pada popok kain termasuk poliester (sering disebut serat mikro), kapas, bambu, dan rami. Menurut IDAI, polyester memang memiliki daya serap yang baik, namun lebih sulit dibersihkan dan seringkali menimbulkan bau.

Bambu juga memiliki daya serap yang baik, namun bahan kimia yang digunakan dalam proses produksinya dapat berdampak negatif.

Perekat atau celana?

Popok sekali pakai biasanya tersedia dalam dua jenis, yaitu popok atau celana berperekat. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang bisa Anda sesuaikan dengan usia anak. J

ika anak Anda baru lahir, sebaiknya pilih popok berperekat karena lebih aman dan cenderung lebih tahan bocor.

Namun, jika anak Anda mulai aktif merangkak, celana popok akan lebih nyaman digunakan anak untuk bergerak. Saat memakaikannya pada anak anda juga lebih mudah dan cepat tidak perlu repot bu.

Ukuran berdasarkan berat, bukan usia

Dua anak yang lahir pada waktu yang sama mungkin memiliki ukuran popok yang berbeda. Bagaimana bisa? Tentu bisa, karena tumbuh kembang tiap anak berbeda-beda bu.

Namun, meski sebagian anak terlihat lebih kecil dari anak lainnya, jangan khawatir Moms, selama anak tersebut tumbuh besar sesuai pedoman WHO.

Pastikan popok anak Anda sesuai dengan beratnya. Merek popok sekali pakai biasanya mencantumkan ukurannya menurut kilogram.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *