Categories
Uncategorized

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair Pasti Sukses!

FYI pupuk Kompos itu memiliki banyak jenis lo,antara lain kompos padat,kompos aerob,kompos bokashi, kompos vermikompos dan kompos cair. Hampir semua pembuatan kompos sederhana dari sampah organik dan setiap jenis kompos memiliki kelebihan dan kekuranganya sendiri sendiri.

 

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair pasti Sukses

 

Namun pada artikel kali hanya akan membahas salah satu dari jenis komposnya saja yakni kompos cair. Dari namanya kita bisa tau bahwa kompos ini dibuat dari bahan sampah organik cair. Sebelum kita masuk ke cara pembuatan kompos sederhana dari sampah organik cair, mari kita pahami terlebih dahulu pengertian dari kompos cair.

Anda juga dapat mengecek artikel berikut cara mengolah sampah organik untuk menambah referensi anda dalam pengolahan sampah yang baik dan benar.

 

Pengertian Kompos Cair

 

Kompos adalah pupuk yang dihasilkan atau dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

Selain itu ada juga yang disebut pengomposan yang berarti proses bahan organik yang mengalami penguraian dengan dibantu oleh bakteri sebagai sumber energinya.

kompos cair adalah hasil pembusukan dari sampah organik. Dan juga melalui hasil sampah organik tersebut kita bisa mengambil seluruh nutriens yang terkandung pada sampah organik tersebut. selain itu kita juga sekaligus menyerap ,fungi,dan protozoa mikroorganisme,bakteri, dan nematodoa.

 

Kelebihan dari Kompos Cair yaitu :

  • Mudah untuk diterapkan dimana saja.
  • tidak banyak efek samping yang ditimbulkan.
  • Modal yang dibutuhkan untuk bahan relatif lebih kecil.
  • Peralatan yang digunakan sederhana dan mudah ditemukan.
  • Proses pembuatan lebih mudah.
  • Dapat menjadi sumber penghasilan baru.
  • Dapat mempersubur tanaman ataupun tanah.

 

Bahan Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Kompos Cair

  • Nasi sisa rumah tangga
  • Wadah besar
  • Botol
  • Gula pasir
  • EM4

 

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair

 

  1. Pertama – tama cacah terlebih dahulu nasi nasi sisa yang belum berjamur tersebut,akan lebih mudah dengan mesin pencacah kompos.
  2. Setelah itu membuat 5 bola dari nasi sisa.
  3. Selanjutnya menyimpan bola-bola nasi yang sudah dibuat tadi ke dalam wadah dan lalu tutup rapat – rapat.
  4. Diamkan nasi tersebut selama seminggu sampai nasi tersebut ditumbuhi jamur. Sebisa mungkin mencari tempat yang minim sinar matahari atau yang tidak terkena sinar matahari langsung untuk menyimpan wadah.
  5. Setelah nasi berubah menjadi kuning kecoklatan, pindahkan ke dalam botol air berukuran 2 liter. Lalu simpan.
  6. Lalu mengambil gula pasir dan larutkan dengan air (perbandingan 1,5 liter : 5 sendok gula pasir). Gula digunakan sebagai sumber makanan jamur agar tetap tumbuh.bisa ditambahkan larutan EM4 untuk mempercepat pengkomposan.
  7. Tuangkan larutan tersebut ke dalam botol berisi bola nasi basi dan tutup kembali sampai rapat.
  8. Tunggu 4 sampai 5 hari. Apabila sudah mengendap, buka botol untuk mengeluarkan gas pupuk cair di dalamnya.
  9. Tutup kembali dan kocok botol agar nasi basi dan larutan gula tercampur hingga rata. Langkah ini bisa dilakukan dengan botol tertutup atau dengan mengaduknya menggunakan tongkat.
  10. Simpan kembali botol pada ruangan tidak bercahaya matahari sampai pupuk organik cair beraroma tapai.
  11. Ketika sudah berbau, saring ampasnya, dan pupuk organik cair sudah dapat diaplikasikan pada tanaman.

 

Demikian dari artikel ini. Semoga artikel ini dapat anda diterapkan dengan baik dan juga  semoga dengan info ini kita menjadi lebih peduli dengan sampah serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

 

Categories
Uncategorized

Cara Mengolah Sampah Organik dan Anorganik 100% Bermanfaat

Sampah yang kita ketahui biasanya menjadi sumber masalah seperti penyebab banjir,penyebab bau busuk,dll.Presepsi itu terjadi karena kebiasaan manusia yang blm bisa mengolah sampah dengan baik,karena sebenarnya jika cara mengolah sampah organik dan anorganik tersebut dilakukan dengan baik dan benar maka akan menghasilkan sesuatu manfaat baru atau dapat digunakan lagi.

 

Saat ini sudah banyak muncul berbagai inovasi pengolahan sampah yang baik dan benar,misalnya sampah diolah kembali menjadi kerajinan tangan ,pupuk kompos,biogas ,dllnya.Inovasi tersebut terus bermunculan dengan harapan dapat membuat manusia lebih peduli terhadap pengolahan sampah.

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan menunjukan beberapa referensi cara mengolah sampah organik dan anorganik .Sebelum masuk ke cara mengolah sampah organik dan anorganik, mari kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari sampah organik dan anorganik.

Anda juga dapat melihat artikel berikut tentang cara mengolah sampah untuk anda lebih memahami tentang arti,manfaat,dan referensi pengolahan sampah lain dari upaya pengolahan sampah .

 

Pengertian Sampah Organik dan Sampah Anorganik

 

A.      Sampah Organik

 

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme. Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

B.       Sampah Anorganik

 

Sampah anorganik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari produk berbahan dasar non-hayati yang berupa produk sintetik atau hasil dari pengolahan bahan tambang.

Rata Rata Sampah Anorganik tidak dapat terdegradasi atau terurai dengan mudah oleh mikroorganisme dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampah anorganik dapat teruraikan sepenuhnya. Sampah anorganik dapat berupa produk yang sudah tidak digunakan yang berbahan dasar dari plastik, kertas, kaca, keramik, logam dan olahannya. Namun Sampah Organik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat. Seperti botol plastik, kertas bekas, kaleng, Tas ,Perhiasan lampu dll.

 

Ciri – ciri Sampah Organik

  1. Mudah Terurai melalui proses pembusukan
  2. Biasanya sisa dari mahluk hidup
  3. Jika diolah lagi dapat bermanfaat untuk mahluk hidup lain

 

Ciri – ciri Sampah Anorganik

  1. Sangat sulit terurai dan membutuhkan waktu bertahun – tahun
  2. Sisa dari kemasan yang di buat oleh pabrikasi
  3. Dapat diolah kembali menjadi produk yang sama atau produk kerajinan lain

 

Contoh Pengolahan Sampah

 

A. Pengolahan Sampah Anorganik Menjadi Sapu

 

Bahan dasarnya botol plastik bekas sprite, coca cola, atau fanta yang berukuran 1,5 liter. Berikut ini langkah-langkah membuatnya:

  • Sediakan bahan berupa botol plastik bekas, sebatang kayu, dan kawat. Jangan pula siapkan gunting.
  • Ambil satu botol berukuran 1,5 kemudian potong menjadi 2 bagian.
  • Bagian yang memiliki lubang tutup adalah bagian yang diperlukan.
  • Gunting dari bawah lurus ke atas dengan ukuran yang kecil-kecil, namun jangan sampai lingkaran tutup botol. Pastikan guntingan itu menyerupai sapu ijuk.
  • Masukkan sebatang kayu dari atas lubang tutup botol, kemudian ikatkan kawat di ujung kayu yang telah anda masukkan ke dalam mulut tutup botol.
  • Tarik kayu ke atas sehingga memastikan bahwa kawat yang Anda ikatkan dapat menahan kayu keluar dari botol.
  • Ikat lagi kayu dengan kawat di bagian atas tutup botol.
  • Selesai,siap digunakan untuk menyapu .

 

B. Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Bokashi

 

Selanjutnya adalah pengolahan sampah organik menjadi pupuk bokashi skala rumah tangga dengan menggunakan bahan sampah dapur atau sisa-sisa makanan.

Berikut langgkah – langkah pembuatan pupuk skala rumah tangga :

  1. Pertama tama menyiapkan bahan untuk pupuk seperti sisa sayur dan buah, sisa makanan ternak atau manusia , 5 kg serbuk gergaji, dan juga 5 kg arang sekam , tulang ayam, ikan, 10 ml EM4 .
  2. Untuk tempat pembuatan pupuk bokashi skala rumah tangga ini hanyacukup dengan menyediakan atau menyiapkan satu tong plastik berukuran 200 liter. Untuk mengeluarkan cairan hasil pengomposan, buatlah lubang di bagian bawah tong,
  3. Cacah dan rajang kecil-kecil bahan-bahan yang digunakan pada pembuatan pupuk lalu campurkan dengan serbuk gergaji, dedak, dan juga arang sekam.Supaya mudah dalam mencacah bahan bahan pupuk kompos bokashi dapat menggunakan mesin pencacah kompos.
  4. Tambahkan larutan EM4 yang terbuat dari campuran 10 ml EM4 dan 1 liter air. Jangan lupa tambahkan 2 sendok makan gula pasir sebagai bahan makanan mikroorganisme.
  5. Tutup tong plastik dengan kain. Sebisa mungkin jaga agar suhu bahanpada kompos tidak melebihi 45? Pupuk bokashi akan matang sekitar 5 sampai 7 hari. Ciri-ciri dari pupuk bokashi yang sudah jadi yaitu wangi dan teksturnya  sudah berubah menjadi tanah.

 

Demikian dari artikel ini. Dengan artikel ini semoga kita menjadi lebih peduli dengan sampah organik  dan anorganik serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah organik tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.