Categories
Uncategorized

Kegunaan Minyak Kelapa Sawit, Ciri-Ciri dan Juga Penjelasanya

Kegunaan Minyak Kelapa Sawit – Penggorengan makanan adalah kegunaan kelapa sawit yg sering disebut-sebut paling unggul tentang penggunaan minyak kelapa sawit. Nutrisi lemak jenuh dan tak jenuh, vitamin E, beta-karoten, serta juga ditelusuri bahwa terkandung memiliki efek antioksidan, itulah nutrisi-nutrisi yg terkandung dalam minyak kelapa sawit ataupun juga yg disebut sebagai minyak sayur (nabati).

Bukan hanya dapat dibentuk minyak, Namun kelapa sawit in juga dapat dibentuk jadi bahan kosmetik, sabun, pasta gigi, lilin, pelumas, dan tinta. ….. 🙂

Kegunaan Minyak Kelapa Sawit

Ciri-Ciri Minyak Kelapa Sawit

Elaeis (dalam bahasa Yunani, dapat diartikan “minyak”) yaitu genus dari Arecacae yg mempunyai spesies dua, Elaeis itulah yg diduga sebagai kelapa sawit. Tanaman yg ini dimanfaatkan pada usaha pertanian komersial di produksi minyak kelapa sawit. Kelapa sawit Afrika Elaeis guineensis (spesiesnya yg bernama guineensis berpusat di negara asalnya) yaitu sumber utama bagi minyak kelapa sawit. Kelapa sawit dari Amerika, Elaeis oleifera (yg berbahasa Latin oleifer, yg berarti “penghasil minyak”) yaitu tumbuhan asli dari Amerika Selatan dan yg beriklim tropis, yg dimanfaatkan dengan lokal sebagai produksi minyak.

Arecacae dewasa bertangkai tunggal, dan dapat tumbuh dengan ketinggian lebih dari 20 m (66 ft). Daunnya menyirip, dan panjang mencapai antara 3–5 m (10–16 ft). Bunganya diproduksi dalam bentuk padat; masing-masing bunga kecil, dengan tiga sepal dan tiga kelopak.

Buahnya berwarna kemerahan, seukuran plum besar, dan tumbuh dalam tandan besar. Setiap buah terdiri dari lapisan luar yang mengandung minyak (perikarp), dengan biji tunggal (inti sawit), juga kaya akan minyak.

Kelapa sawit yang berbentuk pohon.

Tingginya dapat mencapai 24 meter. Akar serabut tanaman kelapa sawit mengarah ke bawah dan samping. Selain itu juga terdapat beberapa akar napas yang tumbuh mengarah ke samping atas untuk mendapatkan tambahan aerasi.

Seperti jenis palma lainnya, daunnya tersusun majemuk menyirip. Daun berwarna hijau tua dan pelepah berwarna sedikit lebih muda. Penampilannya agak mirip dengan tanaman salak, hanya saja dengan duri yang tidak terlalu keras dan tajam. Batang tanaman diselimuti bekas pelepah hingga umur 12 tahun. Setelah umur 12 tahun pelapah yang mengering akan terlepas sehingga penampilan menjadi mirip dengan kelapa.

Bunga jantan dan betina terpisah namun berada pada satu pohon (monoecious diclin) dan memiliki waktu pematangan berbeda sehingga sangat jarang terjadi penyerbukan sendiri. Bunga jantan memiliki bentuk lancip dan panjang sementara bunga betina terlihat lebih besar dan mekar.

Tanaman sawit dengan tipe cangkang pisifera bersifat female steril sehingga sangat jarang menghasilkan tandan buah dan dalam produksi benih unggul digunakan sebagai tetua jantan.

Buah sawit mempunyai warna bervariasi dari hitam, ungu, hingga merah tergantung bibit yang digunakan. Buah bergerombol dalam tandan yang muncul dari tiap pelapah. Minyak dihasilkan oleh buah. Kandungan minyak bertambah sesuai kematangan buah. Setelah melewati fase matang, kandungan asam lemak bebas (FFA, free fatty acid) akan meningkat dan buah akan rontok dengan sendirinya.

Buahnya terdiri dari tiga lapisan: Eksoskarp : bagian kulit buah berwarna kemerahan dan licin, Mesoskarp : serabut buah,Endoskarp : cangkang pelindung inti
Inti dri sawit atau jug disebut sebagai (kernel, yg sebenarnya merupakan biji) adalah endosperma juga embrio yg bernutrisi minyak inti berkualitas tingkat tinggi.
Kelapa sawit berkembang biak dengan cara generatif. Buah sawit yg matang disituasi lain embrionya dapat berkecambah menghasilkan tunas (plumula) dan bakal akar (radikula).
Habitat aslinya adalah daerah semak belukar. Sawit bisa tumbuh secara baik di daerah yg beriklim tropis tropis (15° LU – 15° LS)
Kegunaan Minyak Kelapa Sawit

Budidaya Kelapa Sawit

Karena minyak kelapa sawit mengandung lebih banyak lemak jenuh daripada minyak yang terbuat dari kanola, jagung, biji rami, kacang kedelai, safflower, dan bunga matahari, minyak kelapa sawit dapat tahan terhadap panas yang ekstrem dan tahan terhadap oksidasi. Ini tidak mengandung lemak trans, dan penggunaannya dalam makanan telah meningkat sebagai hukum pelabelan makanan dan telah mengubah dalam penentuan kandungan lemak trans. Minyak dari Elaeis guineensis juga digunakan sebagai biofuel.
Sekitar 5.000 tahun yang lalu di pesisir barat Afrika telah dilakukan oleh manusia terhadap penggunaan minyak kelapa sawit.  Pada akhir abad ke-19 para arkeolog di sebuah makam di Abydos yg berasal dari 3000 SM minyak kelapa sawit ditemukan. Diperkirakan pedagang Arab membawa kelapa sawit ke Mesir.
Sekarang dii negara-negara tropis di luar Afrika, Elaeis guineensis banyak dibudidayakan , Khususnya yg bersama-sama menghasilkan minyak kelapa sawit dan menjadi pemasok besar dunia Malaysia dan Indonesia .
Dua spesies: E. guineensis dan E. oleifera ini yg dibudidayakan dari kelapa sawit. Spesies pertama yang terluas dibudidayakan orang.  Terdapat masing-masing keunggulan dari kedua spesies kelapa sawit ini. E. guineensis memiliki produksi yang sangat tinggi dan E. oleifera memiliki tinggi tanaman yang rendah.
Banyak orang sedang menyilangkan kedua spesies ini untuk mendapatkan spesies yang tinggi produksi dan mudah dipanen. Untuk menambah keanekaragaman sumber daya, E. genetikoleifera sekaran mulai dibudidayakan pula. Penangkar sering kali melihat spesies kelapa sawit berdasarkan ketebalan cangkang, yang terdiri dari Dura, Pisifera, dan Tenera.
Sawit yg buahnya mempunyai cangkang tebal sampai dianggap memperpendek umur mesin pengola adalah Dura, Akan tetapi biasanya, tandan buahnya berukuran lumayan besar juga nutrisi minyak per tandannya berkisar 18%. Buahnya yg tak mempunyai cangkang disebut Pisifera , jadi tak mempunyai inti (kernel) yg menghasilkan minyak ekonomis dan bunga betinanya yg steril, menjadikan sangat jarang menghasilkan buah. Persilangan antara induk Dura dan juga jantan Pisifera disebut Tenera. Jenis ini dianggap bibit unggul karena melengkapi kekurangan masing-masing induk dengan sifat cangkang buah tipis namun bunga betinanya tetap fertil. Beberapa tenera unggul memiliki persentase daging per buahnya mencapai 90% dan nutrisi minyak per tandannya bisa mencapai 28%.
Untuk pembibitan massal, sekarang digunakan teknik kultur jaringan.

Kontroversi Kelapa Sawit

Kegunaan kelapa sawit sebagai energi dari Alam yang sangat berguna memang disebut-sebut menjadi minyak goreng yg kontroversial karena alasan kesehatan dan juga lingkungan. Perkebunan kelapa sawit diawasi ketat terhadap kerusakan lingkungan dan sosial, terutama karena hutan hujan dengan keanekaragaman hayati tinggi dihancurkan, pengaruh gas rumah kaca meningkat, dan pekerja buruh lokal terlantar oleh perusahaan minyak kelapa sawit yang tidak bermoral dan mata pencaharian tradisional terkena dampak negatif. Khususnya di Indonesia, ada juga tekanan yang semakin besar bagi produsen minyak kelapa untuk membuktikan bahwa mereka tidak membahayakan hewan langka dalam proses pembudidayaan.
Kegunaan Minyak Kelapa Sawit

Kegunaan Minyak Kelapa Sawit 

Ada berbagai manfaat kelapa sawit, terutama minyak kelapa sawit, manfaatnya sebagai berikut :

  1. Sebagai minyak goreng (Food Oil)
  2. Untuk campuran bahan bakar solar
  3. oli dan pelumas
  4. Bahan pembuatan mentega (Oleo-margarine)
  5. Ramuan pembuatan pomade
  6. Bahan pembuatan lotion dan krim kulit
  7. Membantu mengurangi rasa luka bakar
  8. Dapat menetralkan rasa pedas
  9. Bahan baku pembuatan pembersih atau pasta gigi
  10. Sebagai Dempoel
  11. Dapat membantu proses penyamakan kulit
  12. Bahan baku pembuatan cat
  13. Sebagai makanan hewan
  14. Untuk bahan baku dalam industri baja
  15. Kegunaan bahan baku biodiesel
  16. Ramuan bahan baku bio avtur
  17. Dapat menjadi kompos

Cara membuatnya bisa menggunakan alat pembuat minyak kelapa sawit Berikut adalah sebagian dari manfaat kelapa sawit untuk kesehatan:

A. Mengatasi kekurangan vitamin A

Penelitian menunjukan bahwa menambahkan minyak kelapa sawit ke makanan anak-anak dan juga ibu hamil bisa mengurangi risiko kekurangan vitamin A. Akan tetapi berikanlah takaran tertentu, yaitu 2 sendok makan per hari untuk anak-anak berusia kurang dari 5 tahun, 3 sendok makan per hari untuk orang dewasa dan anak-anak berusia di atas 5 tahun, dan 4 sendok makan per hari untuk wanita hamil.

B. Perlindungan otak

Di bidang studi, peneliti mengemukakan bahwa minyak kelapa sawit bernutrisi tocotrienol, adalah jenis vitamin E antioksidan yg kuat sebagai pendukung kesehatan otak. Tocotrienol berfungsi untuk melindungi otak dari lemak tak jenuh ganda dan demensia, mengurangi risiko stroke, serta mencegah pertumbuhan tumor otak.
Terimakasih Dan Sampai Jumpa Lagi……. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *