Categories
Uncategorized

Cara Menanam Rumput Gajah Secara Mudah, Praktis, dan Gak Ribet

Cara menanam rumput gajah memang cukup sulit bagi pemula. Buat kamu yang terobsesi dengan tampilan rumah pasti nggak mau bikin taman kamu tampil apa adanya.

Menanam rumput taman memang bisa membuat tampilan taman Anda semakin indah dan sempurna. Namun tentunya banyak dari Anda yang belum mengetahui cara menanam rumput taman, atau mungkin Anda pernah mencoba tetapi gagal.

Tidak peduli seberapa bagus marmer yang kita gunakan, dan tidak peduli di permukaan apa kita menemboknya, itu tidak akan mampu mengalahkan tanah hijau alami yang terlihat.

Keunggulan rumput gajah mampu membuat halaman depan dan belakang rumah semakin indah. Tentu saja, siapapun bisa menginjaknya.

Kita bisa menggunakan berbagai jenis rumput misalnya rumput gajah mini, Beijing, Manila, Swiss, babat, golf atau rap. Anda dapat memilih opsi untuk padang rumput.

Manfaat Menanam Rumput

Manfaat Menanam Rumput

Tanaman rumput yang tersebar di taman bisa menggantikan kesan kosong dan tidak terawat di halaman. Lahan yang hanya berupa tanah kurang menarik jika kita bandingkan dengan rumah dengan rumput.

Rerumputan dan tumbuhan juga memberikan lebih banyak oksigen ke area rumah. Ini karena rumput juga menghasilkan oksigen selama fotosintesis.

Hal pertama yang harus kita perhatikan saat membuat taman rumput adalah lokasi taman rumput saat mendesain rumah. Taman bisa kita tempatkan di depan, belakang atau di tengah bangunan.

Taman rumput bagus jika kita memadukannya dengan akses ke area umum. Artinya, kita bisa membuat taman di dekat ruang makan atau ruang keluarga.

Menanam rumput memang agak sulit karena hati-hati. Namun merawat rumput itu tidak sulit, yaitu hanya menyiram dan memupuknya. Gulma dapat kita beli dari toko rerumputan dan biasanya tersedia dalam satuan meter persegi.

Jenis rumputnya pun bermacam-macam, yang paling populer adalah rumput Jepang dan rumput gajah. Menanamnya sangat mudah dengan cara menempelkannya pada tanah yang sebelumnya kita bersihkan, kendurkan dan pemupukan.

Berikut manfaat menanam rumput.

1. Nutrisi Bertahan Lebih Lama.

Rerumputan yang tumbuh pada sekitar tanaman Anda dapat bermanfaat sebagai salah satu komponen pengikat tanah permukaan yang biasanya tidak tanaman miliki.

Sisa rumput pada proses penanaman dapat disisihkan sebagai fermentasi pakan kambing

Biasanya tanah terbuka (tidak berumput / tidak ada tanaman sama sekali) mengandung sedikit unsur hara, bahkan bila kita biarkan terus menerus keadaan ini lama kelamaan akan menjadi kering dan gersang.

2. Pencegahan Erosi Tanah.

Air permukaan bisa terbentuk kapan saja, terutama saat musim hujan. Pada saat itu, jika ladang Anda terbuka lebar, semua aliran air permukaan akan membawa semua tanah yang ada.

Semakin panjang tanah tempat Anda mencoba untuk menipis, semakin rendah jalurnya dan posisinya akan semakin rendah untuk memulai.

Cara memelihara kambing yang baik tentunya membutuhkan kualitas rumput yang baik juga.

3. Sebagai Pesaing yang Memiliki Perakaran Kuat pada Tanaman Rumahan.

Rerumputan seperti persaingan untuk tanaman utama untuk mencari nutrisi di dalam tanah secara lebih konsisten.

Perkembangan akar tanaman induk akan lebih dalam dan menyebar kesamping untuk bersaing memperebutkan unsur hara bersama akar rumput.

4. Sebagai Pesaing yang Menjadikan Tanaman Utama Lebih Subur.

Petani yang bisa mengontrol persaingan meletakkan rumput di atas tanaman akar tunggang (akar tepat di dalam).

Biasanya jenis ini kita temukan pada tanaman perkebunan yang keras (berumur panjang). Rerumputan yang hidup di atas tanah biasanya bertingkat dan meningkat seiring waktu di mana lapisan di bawahnya telah membusuk.

Ini seperti rawa, tapi terbuat dari ilalang karena tanahnya busuk. Anda perlu memilih salah satu jenis yang akan tumbuh menghantam permukaan tanah.

Bagian dalam yang mengalami pembusukan meningkatkan kesuburan tanah.

5. Mencegah Tumbuhnya Tanaman Lain yang Merugikan.

Rerumputan yang ada di sana bisa berguna untuk menahan permukaan benih yang tidak dimaksudkan untuk tumbuh bersama di tanah yang sama.

Ini akan membatasi jumlah tanaman yang tersebar benih yang tidak sengaja terbawa angin, arus air hujan, hewan termasuk serangga.

Cara Menanam Rumput Gajah

Cara Menanam Rumput Gajah

Petani di Indonesia umumnya berdagang secara bersamaan dengan peternak. Memang masih banyak petani atau peternak yang masih memiliki lahan kosong yang bisa kita jaga ketersediaan hijaunya.

Kita bisa memanfaatkan lahan seperti sangkar atau bundel rawa untuk menanam jenis rumput unggul seperti rumput gajah, rumput raja, dan rumput odot.

Rerumputan jenis ini biasa kita manfaatkan sebagai pakan sapi, gajah, kambing, domba, kerbau, kuda dan lain-lain.

Saat ini banyak petani yang sengaja menanam rumput gajah agar bisa dijual. Hal ini dikarenakan kebutuhan pakan ternak meningkat sedangkan rumput di lapangan semakin berkurang.

Sehingga keberadaan rumput gajah ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha khususnya bagi yang memiliki lahan kosong.

Budidaya rumput gajah sendiri tidaklah sulit. Petani atau peternak hanya perlu mempersiapkan langkah-langkah berikut:

1. Pengolahan Tanah

Pengolahan Tanah Rumput Gajah

Sebelum kita menanam rumput gajah, terlebih dahulu kita harus mengolah lahannya. Pertama kami membersihkan tanah dari pohon, semak dan rerumputan.

Selanjutnya, Anda membajak untuk melonggarkan tanah. Setelah itu kita perlu membuat gundukan yang sudah kita sesuaikan dengan jenis rumput gajah yang akan kita tanam.

2. Penanaman

Waktu terbaik untuk menanam rumput gajah adalah sebelum musim hujan atau di penghujung musim kemarau. Bibit rumput gajah dapat kita tanam dengan bijinya atau dengan perbanyakan secara vegetatif.

Cara yang biasa kami gunakan adalah dengan memotong batang dan merobek gumpalannya. Untuk menggunakan abon gumpalan, kita bisa mengambil 3-4 gumpalan akar yang tidak terlalu kecil. Kemudian benih ditanam dengan jarak ideal 30×50 cm.

Saat menggunakan bibit dari batang / stek, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih umur batang yang cukup tua (sekitar 2 bulan) dengan 2-3 ruas.

Jarak yang kami rekomendasikan adalah 30 x 30 cm, dengan batang terselip pada sudut 30 derajat untuk memfasilitasi pertumbuhan akar.

3. Pemeliharaan

Perawatan rutin bisa kita lakukan dengan cara menyulam, menyiangi, dan membersihkan rumpun yang tumbuh subur di luar jalur tanam. Kita bisa menyiram sebelum pemupukan jika kondisi lahan terlalu kering.

Proses pemupukan pertama selanjutnya yang bisa kita lakukan saat tanaman rumput gajah berumur sekitar 2-3 minggu.

Pupuk yang kami gunakan berupa urea dan KCI sesuai takaran yang dianjurkan. Pemupukan berikutnya akan terjadi pada umur tanaman 2-3 minggu jika dihitung sejak masa panen.

4. Panen

Kita bisa memanen rumput gajah pada umur 40 hari atau sebelum rumput mekar. Umumnya setelah berumur lebih dari 50 hari, rumput akan mulai mekar dan batangnya mengeras.

Hal ini perlu kita hindari karena dapat menurunkan nilai gizi rumput yang akan hewan ternak konsumsi. Kami memotong batang di bagian bawah, menyisakan batang sepanjang 5-10 cm.

Semua petani dan peternak harus berusaha menanami lahan kosongnya dengan jenis rumput unggul agar lahan lebih produktif.

Demikian yang dapat disampaikan mengenai cara menanam rumput gajah. Dengan cara menanam rumput yang baik dan benar maka rumput akan tumbuh subur. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *