Categories
Uncategorized

Cara Menanam Daun Bawang dan Seledri Dengan Mudah

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang cara menanam daun bawang dan seledri di rumah anda sendiri dengan mudah. Kedua sayuran ini biasa diolah dalam campuran sayur sop.

Berikut ini ulasan cara menanam daun bawang dan seledri yang kurang lebih sama dengan cara menanam bawang merah.

Cara Menanam Daun Bawang dan Seledri 1

1. Cara Menanam Daun Bawang 

Yang pertama cara menanam daun bawang adalah dengan cara menanam daun bawang.

A. Cara Menanam Daun Bawang dimulai dari Memilih Jenis Bawang

Sebelum kita masuk lebih jauh tentang cara menanam daun bawang, daun bawang merupakan tunas hijau yang sudah tumbuh sebelum umbi dari bawang mulai terbentuk. Pada dasarnya mereka adalah bawang yang masih hijau. Carilah bibit daun bawang, seperti spesies A.

Bawang perai jepang (Welsh onions), bawang merah, putih, atau bombay bisa di pilih sesuai favorit anda untuk ditanam.

  1. Jika anda jika anda tidak ingin menanam daun bawang dari benih, selanjutnya pilihlah bawang merah, putih atau siung bawang untuk ditanam. Biasanya terlihat seperti umbi-umbi kecil yang berakar dan diikat dengan karet gelang atau tali.
  2. Anda dapat memilih mana yang anda ingin untuk menjadi daun bawang saja atau umbi bawangnya untuk tumbuh.

B. Siapkanlah Area untuk Anda Menanam Daun Bawang

Cara menanam daun bawang selanjutnya terserah anda ingin menanam daun bawang di halaman rumah atau sekedar menanam di pot, yang penting tempatnya memiliki sinar matahari dan air yang cukup.

  1. Coba untuk gali tanah hingga 30 cm dan gunakan kompos, tepung darah, atau bahan organik lainnya untuk memperkaya tanah dengan nutrisi. Bertujuan untuk memastikan daun bawang tumbuh kuat serta sehat, dan terus memproduksi tunas selama musim tanam.
  2. Pastikan batu-batu, ranting-ranting dan rumput-rumput liar dibersihkan sebelum anda menggali dan mengerjakan tanahnya.
  3. Anda dapat menggali tanah menggunakan sapu taman jika Anda bekerja pada bidang kecil. Untuk area lebih besar, beli atau sewa kultivator untuk mempermudah pekerjaan.
  4. Kalau anda hanya ingin untuk menanam beberapa daun bawang, anda dapat mempersiapkan sebuah pot dengan tanah kaya kompos daripada menanamnya di tanah.

C. Mulai Menanam Bibit atau Siung Daun Bawang

Segera setelah tanahnya dapat digunakan. Cara menanam daun bawang selanjutnya adalah kita harus menunggu sekitar empat minggu sebelum musim semi berakhir. Setelah itu, saatnya kita untuk menanam bibit atau siung yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian, jika sudah disiapkan bibitnya, taburkan dengan banyak sedalam sekitar 1,5 cm dalam baris yang diberi jarak terpisah 0,3 m.

Dan jika anda hanya memiliki siung, tanam dengan sisi akar ke bawah, 5 cm terpisah sedalam 3 cm, dalam baris yang diberi jarak terpisah 0.3 m. Siram area tamannya secara menyeluruh.

  1. Bibit dari bawang akan mulai bertunas ketika tanahnya bersuhu diantara 65-86 derajat Fahrenheit (18,33 – 30 derajat Celsius). Hal ini akan perlu diperhatikan hingga sekitar satu bulan bagi bibit bawang untuk bertunas.
  2. Jika lingkungan anda beriklim dingin dengan musim semi yang terlambat, anda dapat mulai menanam bibit di dalam ruangan sekitar delapan minggu sebelum musim semi berakhir.
  3. Setelah itu, tanam bibit dalam biji yang sudah disiapkan di gambut sebagai pot permulaan dan jaga agar tetap tersiram.
  4. Lalu letakkan bibit yang sudah anda tanam pada ruangan hangat dan terkena cahaya selama periode bertunas. Jika tanah yang ada diluar cukup hangat untuk digunakan, pindahkan bibit ke taman atau pot lebih besar.

D. Selalu Rapikan Sekitar Tanaman Daun Bawang Jika Diperlukan

  1. Saat daun bawang anda sudah muncul tunas hijau, tentukan apakah akan membuangnya untuk memberikan lebih banyak ruang. Daun bawang tumbuh dengan baik dalam tandan, tapi untuk hasil paling baik tanaman yang sudah dewasa harus diberi jarak 6-9 cm terpisah.
  2. Lihat area tanam anda dan buang bibit yang jelek jika diperlukan.

E. Taburkan Sisa Tanaman Daun Bawang di Antara Bibit-bibit

  1. Tutupi tanah di sekitar bibit dengan potongan rumput, jerami pinus atau potongan halus kulit pohon. Ini bertujuan untuk menghalangi rumput liar yang tumbuh dan menjaga kelembapan tanah yang merata.
  2. Anda dapat melewati langkah ini jika anda menanam daun bawang dalam pot, karena rumput liar tidak akan menjadi masalah dan anda dapat lebih mudah mengontrol tingkat kelembapan.

F. Siram Tanaman Daun Bawang dengan Teratur

  1. Hal yang paling dibutuhkan daun bawang adalah kelembaban tanah yang merata selama musim tanam. Selalu, siram tanaman bawang anda dengan 3 cm air per minggu. Untuk pertumbuhan optimal, tanah tidak perlu basah, tapi perlu lembap.
  2. Sirami area tanam setiap beberapa hari atau ketika mulai terlihat kering dan berdebu.
  3. Salah satu cara untuk menentukan apakah bawang anda perlu disiram adalah dengan menguji kondisi tanah. Coba untuk memasukkan jari anda, hingga ruas jari kedua, pada bagian tanah yang dekat dengan tanamannya.
  4. Jika Anda merasa bahwa tanahnya kering, sirami. Kalau tanahnya terasa sudah cukup basah, tidak perlu khawatir untuk menyirami, dan ulangi lagi pengujian dalam beberapa hari. Ketika daerah anda sudah terkena hujan akhir-akhir ini, anda mungkin tidak perlu menyirami.

Cara Menanam Daun Bawang dan Seledri 2

2. Cara Menanam Seledri

Cara menanam seledri tidaklah terlalu sulit, apalagi setelah tahu karakteristik dan kebutuhan tanaman ini. Anda bahkan bisa menanam seledri dari sisa batangnya.

Dalam menanam seledri juga tidak membutuhkan tempat yang luas karena hanya membutuhkan pojokan dapur rumah atau apartemenmu.

Anda bahkan tidak perlu membeli pot, anda bisa menggunakan botol plastik bekas. Berikut ini cara menanam seledri dari sisa batangnya.

A. Potong Ujung Batang Seledri

Untuk langkah pertama, pilihlah bibit seledri yang terbaik. Supaya anda mendapatkan bibit seledri terbaik, pilihlah tanaman yang memiliki batang besar dan masih segar agar seledri tumbuh subur.

Selanjutnya, potonglah batangnya kira-kira 5 cm dari ujungnya.

B. Tempatkan di Wadah Berisi Air

Langkah berikutnya, tempatkan batang yang telah dipotong tadi ke dalam gelas kecil atau mangkuk kecil berisi air. Tapi, anda juga bisa mengganti gelas atau mangkok dengan botol bekas.

Pastikan batang yang sudah dimasukkan tidak terendam secara keseluruhan oleh air. Agar mendapatkan hasil yang baik, rendam batang seledri hingga setengahnya saja atau sekitar 3 cm.

Selanjutnya, tempatkan seledri di tempat dengan pencahayaan yang baik dan suhunya tidak akan menjadi sangat panas pada siang hari.

Selalu perhatikan suhunya, karena suhu merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan seledri yang baik.

C. Awasi Pertumbuhannya

Setelah disimpan selama beberapa hari di wadah berisi air, daun-daun kecil akan mulai bermunculan dari atas batang seledri.

Saat seminggu telah berlalu, anda bisa melihat batang-batang kecil mulai tumbuh menjadi tunas seledri baru.

kalau anda telah melihat tanda-tanda pertumbuhan tersebut pada bibit seledrimu, segera pindahkan ke dalam pot berisi tanah. Jika tidak, bibit seledrimu malah akan membusuk!

D. Pindahkan ke Dalam Pot Berisi Tanah

Setelah daun dan batang baru bermunculan di atas bibit seledrimu, itu artinya anda perlu segera memindahkannya ke dalam pot tanah. Anda bisa menanam kembali bibit seledri di pot, di botol bekas, atau pun di kebunmu.

Akan tetapi, pastikan bibit seledri tidak ditanam dalam tanah sembarangan. Disarankan anda menanam bibit seledri di tanah subur dan kaya nutrisi yang cocok untuk sayuran dan tanaman herbal.

Pastikan selalu, tanah untuk menanam seledri harus dijaga agar terus lembap, namun tidak boleh terlalu basah.

Tambahan asupan air, tanah dan cahaya matahari yang tepat, dijamin menjadi cara terbaik untuk menanam seledri agar tumbuh subur.

Sekian pembahasan kita kali ini tentang bagaimana cara menanam daun bawang dan seledri. Apakah anda tertarik untuk mencoba sendiri di rumah?

Semoga pembahasan kita kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *