Categories
Uncategorized

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair Pasti Sukses!

FYI pupuk Kompos itu memiliki banyak jenis lo,antara lain kompos padat,kompos aerob,kompos bokashi, kompos vermikompos dan kompos cair. Hampir semua pembuatan kompos sederhana dari sampah organik dan setiap jenis kompos memiliki kelebihan dan kekuranganya sendiri sendiri.

 

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair pasti Sukses

 

Namun pada artikel kali hanya akan membahas salah satu dari jenis komposnya saja yakni kompos cair. Dari namanya kita bisa tau bahwa kompos ini dibuat dari bahan sampah organik cair. Sebelum kita masuk ke cara pembuatan kompos sederhana dari sampah organik cair, mari kita pahami terlebih dahulu pengertian dari kompos cair.

Anda juga dapat mengecek artikel berikut cara mengolah sampah organik untuk menambah referensi anda dalam pengolahan sampah yang baik dan benar.

 

Pengertian Kompos Cair

 

Kompos adalah pupuk yang dihasilkan atau dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

Selain itu ada juga yang disebut pengomposan yang berarti proses bahan organik yang mengalami penguraian dengan dibantu oleh bakteri sebagai sumber energinya.

kompos cair adalah hasil pembusukan dari sampah organik. Dan juga melalui hasil sampah organik tersebut kita bisa mengambil seluruh nutriens yang terkandung pada sampah organik tersebut. selain itu kita juga sekaligus menyerap ,fungi,dan protozoa mikroorganisme,bakteri, dan nematodoa.

 

Kelebihan dari Kompos Cair yaitu :

  • Mudah untuk diterapkan dimana saja.
  • tidak banyak efek samping yang ditimbulkan.
  • Modal yang dibutuhkan untuk bahan relatif lebih kecil.
  • Peralatan yang digunakan sederhana dan mudah ditemukan.
  • Proses pembuatan lebih mudah.
  • Dapat menjadi sumber penghasilan baru.
  • Dapat mempersubur tanaman ataupun tanah.

 

Bahan Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Kompos Cair

  • Nasi sisa rumah tangga
  • Wadah besar
  • Botol
  • Gula pasir
  • EM4

 

Pembuatan Kompos Sederhana Dari Sampah Organik Cair

 

  1. Pertama – tama cacah terlebih dahulu nasi nasi sisa yang belum berjamur tersebut,akan lebih mudah dengan mesin pencacah kompos.
  2. Setelah itu membuat 5 bola dari nasi sisa.
  3. Selanjutnya menyimpan bola-bola nasi yang sudah dibuat tadi ke dalam wadah dan lalu tutup rapat – rapat.
  4. Diamkan nasi tersebut selama seminggu sampai nasi tersebut ditumbuhi jamur. Sebisa mungkin mencari tempat yang minim sinar matahari atau yang tidak terkena sinar matahari langsung untuk menyimpan wadah.
  5. Setelah nasi berubah menjadi kuning kecoklatan, pindahkan ke dalam botol air berukuran 2 liter. Lalu simpan.
  6. Lalu mengambil gula pasir dan larutkan dengan air (perbandingan 1,5 liter : 5 sendok gula pasir). Gula digunakan sebagai sumber makanan jamur agar tetap tumbuh.bisa ditambahkan larutan EM4 untuk mempercepat pengkomposan.
  7. Tuangkan larutan tersebut ke dalam botol berisi bola nasi basi dan tutup kembali sampai rapat.
  8. Tunggu 4 sampai 5 hari. Apabila sudah mengendap, buka botol untuk mengeluarkan gas pupuk cair di dalamnya.
  9. Tutup kembali dan kocok botol agar nasi basi dan larutan gula tercampur hingga rata. Langkah ini bisa dilakukan dengan botol tertutup atau dengan mengaduknya menggunakan tongkat.
  10. Simpan kembali botol pada ruangan tidak bercahaya matahari sampai pupuk organik cair beraroma tapai.
  11. Ketika sudah berbau, saring ampasnya, dan pupuk organik cair sudah dapat diaplikasikan pada tanaman.

 

Demikian dari artikel ini. Semoga artikel ini dapat anda diterapkan dengan baik dan juga  semoga dengan info ini kita menjadi lebih peduli dengan sampah serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

 

Categories
Uncategorized

Cara Buat Kompos Dari Daun Kering Mudah dan Simple

Daun daun kering yang biasanya berceceran didepan rumah atau dijalanan daripada hanya dibuang atau dibakar saja ternyata bisa diolah lagi menjadi benda yang lebih bernilai lo.Salah satu pengolahanya dengan cara buat kompos dari daun kering.Dengan daun diolah menjadi kompos maka dapat bermanfaat untuk mempersubur tanaman atau tanah kita,dan juga dapat menghasilkan pendapatan jika kompos dari daun kering ini diperjual belikan.

 

Cara Buat Kompos Dari Daun Kering Mudah dan Simple

 

Sebenarnya masih banyak manfaat yang dapat diambil dari pengolahan daun menjadi kompos.Karena itu pada artikel kali ini akan berisi tentang cara buat kompos dari daun kering.Sebelum masuk ke cara pembuatanya mari kita pahami terlebih dahulu pengertian dari pupuk kompos.

Kalian juga dapat melihat referensi lain tentang pengolahan pupuk kompos pada artikel cara pembuatan kompos ini.

 

Pengertian Kompos

 

Pupuk adalah bahan yang dibutuhkan oleh tanaman baik diperkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah. Bertujuan agar tanaman menjadi lebih subur dan tidak layu karena unsur hara yang tercukupi.

Kompos merupakan pupuk yang dihasilkan dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme. Contohnya decomposer EM4.

Selain Pupuk dan Kompos ada juga yang disebut pengomposan yang berarti proses bahan organik yang mengalami penguraian dengan dibantu oleh bakteri sebagai sumber energinya.

 

Kandungan Pupuk Kompos

 

Pupuk Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

Semua kandungan tersebut sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tumbuhan.

Cara Buat Kompos Dari Daun Kering

 

  1. Kumpulkan daun-daun kering, lalu dicacah. Pencacahan bisa dilakukan manual, dengan bantuan pisau, gunting, blender bekas, atau supaya lebih mudah bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  2. Sediakan wadah untuk mengompos. Bisa menggunakan karung plastik bekas yang ukuran besar .
  3. Masukan daun kering yang sudah dicacah, diselingi dengan sampah organik(bebas asal organik,diutamakan yang belum dimasak karena mempengaruhi kualitas kandungan kompos).Supaya pengkomposan menjadi lebih cepat ditambahkan cairan EM4
  4. Perhatikan jumlah dan komposisi daun kering dan sampah organiknya. Jumlah daun kering harus lebih banyak dari pada sampah organik.
  5. Kalau karung sudah penuh, tutup atau ikat karung rapat-rapat, diamkan beberapa bulan. Sekitar tiga sampai enam bulan.
  6. Setelah didiamkan berbulan-bulan, daun kering akan jadi kompos. Tandanya adalah berwarna hitam, teksturnya seperti tanah (ngeprul/hancur), baunya juga mirip-mirip tanah.

 

Manfaat Dari Pupuk Kompos

 

  • Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah.
  • Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan.
  • Aspek bagi tanah atau tanaman.
  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah.
  • Mempertinggi kapasitas serap air tanah.
  • Meningkatkan aktivitas mikroba tanah.
  • Meningkatkan kualitas rasa, nilai gizi, dan jumlah panen.
  • Menyediakan hormon dan vitamin pada tanaman.
  • Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman.
  • Meningkatkan retensi atau ketersediaan hara pada tanah.
  • Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah.
  • Mengurangi volume atau ukuran limbah.
  • Mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya.

 

Demikian pada artikel kali ini,diatas sudah diperlihatkan cara pengolahan daun kering menjadi pupuk kompos organik.Semoga ilmu diatas mampu anda semua terapkan di lingkungan anda dengan harapan dapat memberikan manfaat ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Categories
Uncategorized

Cara Mengolah Sampah Organik dan Anorganik 100% Bermanfaat

Sampah yang kita ketahui biasanya menjadi sumber masalah seperti penyebab banjir,penyebab bau busuk,dll.Presepsi itu terjadi karena kebiasaan manusia yang blm bisa mengolah sampah dengan baik,karena sebenarnya jika cara mengolah sampah organik dan anorganik tersebut dilakukan dengan baik dan benar maka akan menghasilkan sesuatu manfaat baru atau dapat digunakan lagi.

 

Saat ini sudah banyak muncul berbagai inovasi pengolahan sampah yang baik dan benar,misalnya sampah diolah kembali menjadi kerajinan tangan ,pupuk kompos,biogas ,dllnya.Inovasi tersebut terus bermunculan dengan harapan dapat membuat manusia lebih peduli terhadap pengolahan sampah.

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan menunjukan beberapa referensi cara mengolah sampah organik dan anorganik .Sebelum masuk ke cara mengolah sampah organik dan anorganik, mari kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari sampah organik dan anorganik.

Anda juga dapat melihat artikel berikut tentang cara mengolah sampah untuk anda lebih memahami tentang arti,manfaat,dan referensi pengolahan sampah lain dari upaya pengolahan sampah .

 

Pengertian Sampah Organik dan Sampah Anorganik

 

A.      Sampah Organik

 

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme. Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

B.       Sampah Anorganik

 

Sampah anorganik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari produk berbahan dasar non-hayati yang berupa produk sintetik atau hasil dari pengolahan bahan tambang.

Rata Rata Sampah Anorganik tidak dapat terdegradasi atau terurai dengan mudah oleh mikroorganisme dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sampah anorganik dapat teruraikan sepenuhnya. Sampah anorganik dapat berupa produk yang sudah tidak digunakan yang berbahan dasar dari plastik, kertas, kaca, keramik, logam dan olahannya. Namun Sampah Organik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat. Seperti botol plastik, kertas bekas, kaleng, Tas ,Perhiasan lampu dll.

 

Ciri – ciri Sampah Organik

  1. Mudah Terurai melalui proses pembusukan
  2. Biasanya sisa dari mahluk hidup
  3. Jika diolah lagi dapat bermanfaat untuk mahluk hidup lain

 

Ciri – ciri Sampah Anorganik

  1. Sangat sulit terurai dan membutuhkan waktu bertahun – tahun
  2. Sisa dari kemasan yang di buat oleh pabrikasi
  3. Dapat diolah kembali menjadi produk yang sama atau produk kerajinan lain

 

Contoh Pengolahan Sampah

 

A. Pengolahan Sampah Anorganik Menjadi Sapu

 

Bahan dasarnya botol plastik bekas sprite, coca cola, atau fanta yang berukuran 1,5 liter. Berikut ini langkah-langkah membuatnya:

  • Sediakan bahan berupa botol plastik bekas, sebatang kayu, dan kawat. Jangan pula siapkan gunting.
  • Ambil satu botol berukuran 1,5 kemudian potong menjadi 2 bagian.
  • Bagian yang memiliki lubang tutup adalah bagian yang diperlukan.
  • Gunting dari bawah lurus ke atas dengan ukuran yang kecil-kecil, namun jangan sampai lingkaran tutup botol. Pastikan guntingan itu menyerupai sapu ijuk.
  • Masukkan sebatang kayu dari atas lubang tutup botol, kemudian ikatkan kawat di ujung kayu yang telah anda masukkan ke dalam mulut tutup botol.
  • Tarik kayu ke atas sehingga memastikan bahwa kawat yang Anda ikatkan dapat menahan kayu keluar dari botol.
  • Ikat lagi kayu dengan kawat di bagian atas tutup botol.
  • Selesai,siap digunakan untuk menyapu .

 

B. Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Bokashi

 

Selanjutnya adalah pengolahan sampah organik menjadi pupuk bokashi skala rumah tangga dengan menggunakan bahan sampah dapur atau sisa-sisa makanan.

Berikut langgkah – langkah pembuatan pupuk skala rumah tangga :

  1. Pertama tama menyiapkan bahan untuk pupuk seperti sisa sayur dan buah, sisa makanan ternak atau manusia , 5 kg serbuk gergaji, dan juga 5 kg arang sekam , tulang ayam, ikan, 10 ml EM4 .
  2. Untuk tempat pembuatan pupuk bokashi skala rumah tangga ini hanyacukup dengan menyediakan atau menyiapkan satu tong plastik berukuran 200 liter. Untuk mengeluarkan cairan hasil pengomposan, buatlah lubang di bagian bawah tong,
  3. Cacah dan rajang kecil-kecil bahan-bahan yang digunakan pada pembuatan pupuk lalu campurkan dengan serbuk gergaji, dedak, dan juga arang sekam.Supaya mudah dalam mencacah bahan bahan pupuk kompos bokashi dapat menggunakan mesin pencacah kompos.
  4. Tambahkan larutan EM4 yang terbuat dari campuran 10 ml EM4 dan 1 liter air. Jangan lupa tambahkan 2 sendok makan gula pasir sebagai bahan makanan mikroorganisme.
  5. Tutup tong plastik dengan kain. Sebisa mungkin jaga agar suhu bahanpada kompos tidak melebihi 45? Pupuk bokashi akan matang sekitar 5 sampai 7 hari. Ciri-ciri dari pupuk bokashi yang sudah jadi yaitu wangi dan teksturnya  sudah berubah menjadi tanah.

 

Demikian dari artikel ini. Dengan artikel ini semoga kita menjadi lebih peduli dengan sampah organik  dan anorganik serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah organik tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

 

Categories
Uncategorized

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami Ramah Lingkungan dan Serbaguna

Sampah alami atau organik masih memiliki banyak manfaat lain selain dibuang ditempat sampah.Salah satu pemanfaatan sampah alami atau organik adalah dengan cara diolah menjadi pupuk kompos alami.Oleh karena itu pada artikel ini akan berisi cara membuat pupuk kompos alami.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami Ramah Lingkungan dan Serbaguna

 

Dengan mengolah sampah alami menjadi kompos akan menghasilkan berbagai mascam manfaat contohnya dengan memberi pupuk kompos pada tanah makan tanah tersebut akan semakin subur dikarenakan unsur hara pada tanah tersebut terpenuhi.Hal tersebut juga mempengaruhi tumbuhan yang ditanam pada tanah tersebut,dengan tanah yang subur tentu kualitas dari tumbuhan atau buah yang dihasilkan akan terjamin .

Maka dari itu yuk simak cara membuat pupuk kompos alami.

Anda juga dapat mengetahui lebih banyak tentang jenis dan pengolahan pupuk kompos  salah satunya pada artikel berikut cara membuat kompos vermikompos .

 

Bahan dan Alat Untuk Membuat Pupuk Kompos Alami

 

Sebelum masuk ke cara membuat pupuk kompos alami,mari kita ketahui terlebih dahulu alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat pupuk kompos tersebut,berikut bahan dan alatnya :

  • Kotoran sapi atau kambing.
  • Sampah organik rumahan seperti sisa sayuran dan buah dari dapur,rambut dll.
  • Pupuk kandang.
  • Tanah
  • EM4
  • Air
  • Larutan gula .
  • Sarung tangan.
  • Serta wadah penampungan lengkap dengan penutup.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Alami

 

Perlu diketahui bahwa Pertama, masukkan tanah secukupnya ke dalam wadah yang telah disiapkan.

  1. Lalu, masukkan sampah organik, larutan gula dan EM4, dan juga pupuk kandang ke dalamnya.
  2. Cacah atau potong sampah organik menjadi bagian-bagian kecil tujuannya untuk mempercepat proses dari pembusukan sehingga pupuk kompos bisa segera digunakan.Supaya lebih mudah dalam mencacah sampah organik dapat dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  3. Ukuran keduanya bisa disesuaikan dengan ukuran wadah yang Anda miliki. Setelah itu, tambahkan kembali tanah untuk menutupi sampah organik tersebut.
  4. Kemudian, siram permukaan tanah menggunakan air secukupnya.
  5. Selanjutnya,tutup wadah secara rapat agar tidak terkontaminasi oleh partikel lain seperti air hujan ataupun hewan yang tidak sengaja masuk.
  6. Untuk mendapat hasil yang sempurna, pupuk kompos dari sampah organik harus didiamkan selama hampir 3 bulan.
  7. Namun, Anda bisa mempercepat proses cara membuat pupuk kompos dengan cara mengaduk tanah yang dicampur sampah organik secara rutin. Dengan begitu, pupuk kompos buatan bisa segera diaplikasikan.

 

Ciri-Ciri Pupuk Kompos yang Memiliki Kualitas Baik :

 

  1. Berwarna cokelat tua hingga hitam mirip dengan warna tanah
  2. Tidak larut dalam air
  3. Berefek baik di tanah
  4. Suhunya kurang lebih sama dengan suhu lingkungan
  5. Tidak berbau.

 

Manfaat dari Pupuk Kompos

 

  • Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah.
  • Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan.
  • Aspek bagi tanah atau tanaman.
  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah.
  • Meningkatkan kapasitas serap air tanah.
  • Meningkatkan aktivitas mikroba tanah.
  • Memperbagus kualitas rasa, nilai gizi, dan jumlah panen.
  • Menyediakan hormon dan vitamin pada tanaman.
  • Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman.
  • Meningkatkan retensi atau ketersediaan hara pada tanah.
  • Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah.
  • Mengurangi volume atau ukuran limbah.
  • Mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya.

 

Demikian dari Artikel ini.Semoga dengan artikel ini kita semua menjadi lebih peduli dengan sampah alami dan tidak selalu memandang buruk sampah serta bisa memanfaatkan potensi dari sampah alami atau organik tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Categories
Uncategorized

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Hijau Ramah Lingkungan

Daun hijau yang terlihat disekitar pohon di jalan,sebenarnya memiliki banyak potensi manfaat yang lebih jika kita mampu mengolahnya dengan benar dan baik,misalnya salah satunya diolah menjadi pupuk kompos.Oleh karena itu di artikel ini akan berisi cara membuat pupuk kompos dari daun hijau.

Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang pupuk kompos secara umum dan cara pembuatanya dengan mengecek artikel berikut cara membuat pupuk kompos .

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Hijau

 

Bahan Bahan Untuk Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Hijau

 

Sebelum ke proses pembuatanya kita akan mempersiapkan bahan bahan untuk cara membuat pupuk kompos dari daun hijau terlebih dahulu.Berikut adalah bahan bahan yang diperlukan untuk proses pembuatan kompos :

  • Peralatan kebun seperti sekop, penyemprot air, dan cangkul.
  • Paku,martil,gergaji
  • Air dan Larutan EM4
  • Wadah seperti ember, tali, kantung kompos berupa mulsa plastik hitam atau bisa dengan kantung plastik hitam.
  • kayu ataupun bambu dan juga terpal sebagai bahan utama dalam pembuatan media pengomposan.

 

Kandungan Unsur Hara dari Daun Hijau Adalah Sebagai Berikut :

  • C – Organik (61,87%)
  • N – Total (0,75%)
  • P Total (0,17%)
  • K Total (0,24%)
  • Rasio C/N (81,93)
  • Kadar Air 10,10
  • pH 6,53

 

Membuat Media Untuk Pupuk Kompos

 

  • Memilih tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung untuk media kompos.
  • Menentukan lokasi yang mudah dijangkau dan luas, yang bertujuan untuk mempermudah dalam proses penjagaan.
  • Membuat tempat dengan bentuk kotak yang dilengkapi penutup di atasnya dengan menggunakan bambu ataupun kayu berukuran 1 x 2 x 1 m.
  • Lalu membuat kantung pengomposan dari bahan baku mulsa plastik hitam dengan ukuran yang sama dengan media pengkomposan.
  • Setelahnya lubangi kecil-kecil bagian bawah plastik sebagai tempat penyaringan air, lubangi juga bagian samping plastik sebagai sirkulasi udara nantinya.
  • Selain plastik,kalin juga bisa menggunakan terpal kecil, ikatlah pada tiap ujung plastik ataupun terpal agar tidak jatuh dan agar lebih kuat.

 

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Hijau

 

  • Menyiapkan bahan utama, untuk bahan utama yang digunakan yaitu ada dua jenis daun hijau.Jenis daun hijau yang harus disiapkan yakni daun yang basah dan yang kering, untuk daun basah yang harus disiapkan bisa jenis daun apapun asal hijau.
  • Pastikan jenis daun basah merupakan jenis daun segar yang sudah tua namun belum kuning.
  • Selain daun basah, kalian juga harus menyiapkan daun kering, untuk daun kering bisa kalian dapatkan dari berbagai tempat, pastikan jenis daun yang kalian kumpulkan merupakan daun bersih.
  • Untuk perbandinga antara daun basah dan daun kering ialah 1 : 3 .
  • Setelah semua terkumpul, masukkan dalam ember dan cincang daun kecil- kecil, untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  • Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya.
  • Taruh sedikit tanah yang bertujuan sebagai pelapis bagian tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
  • Setelah itu masukkan daun yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah.
  • Lalu ulangi tahapan tahapan tersebut sampai daun yang sebelumnya dikumpulkan habis menjadi tidak bersisa.
  • Selanjutnya Padatkan daun dan tanah menggunakan sekop dan siramkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.
  • Langkah selanjutnya yaitu tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dan tutup menggunakan penutup media dengan rapat lalu biarkan selama 6 minggu.
  • Jaga kelembaban suhu dan sirkulais udara pada proses pengomposan selama 6 minggu.
  • Untuk itu kalian harus menyemprotkan sedikit air setidaknya seminggu sekali dan mengaduk kompos menggunakan cangkul ataupun sekop.
  • Diaduk secara merata bertujuan untuk meratakan proses dari pengomposan.

 

 

Demikian dari artikel kali ini.Dengan informasi pembuatan pupuk kompos dari daun hijau diatas semoga dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.