Categories
Uncategorized

Cara Pembibitan Cengkeh

Artikel ini membahas menegenai cara pembibitan cengkeh yang baik agar kualitas tanaman anda bisa menghasilkan panen yang melimpah.

Penyemaian Biji Cengkeh Zanzibar

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu pertanaman bibit cengkeh adalah dimulai dari cara melakukan pembibitan atau penyemaian biji cengkeh sampai pada pemeliharaan tanaman cengkeh yang telah berproduksi. Penyemaian yang baik dimulai dari proses pemilihan biji yang berkualitas baik, pembuatan tempat penyemaian hingga perawatannya. Dibutuhkan ketelatenan dalam proses penanaman serta perawatannya, agar tanaman cengkeh menghasilkan bunga seperti yang diharapkan.
Oleh karena itu, perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan penanaman cengkeh dibawah ini: 

  1. Pemilihan biji untuk pembibitan
    Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih biji yang akan dijadikan sebagai bibit adalah sebagai berikut:

    1. Pilihlah biji dari pohon induk yang telah berumur sekitar 14 tahun ke atas, yang memiliki tingkat produksi yang tinggi, kualitas dan kuantitasnya baik, subur serta tahan terhadap hama dan penyakit tanaman.
    2. Biji yang diambil adalah biji yang berwarna kuning muda, dengan kondisi yang mulus, jangan mengambil biji yang berbercak kehitaman.
    3. Ukuran biji harus normal, jangan terlalu kecil atau terlalu besar.
    4. Biji berisi atau padat, cara mengetahuinya adalah dengan merendam biji yang telah dikupas ke dalam baskom yang berisi air, biji yang tenggelam ke dasar baskom itulah yang dapat digunakan sebagai pembibitan, dan biji yang mengapung kurang baik untuk dijadikan pembibitan.

     

  2. Pembuatan penyemaian
    Hal yang harus diperhatikan dalam membuat tempat penyemaian adalah tanah yang digunakan serta kondisi lokasi yang harus sesuai dengan syarat tumbuh tanaman cengkeh adalah sebagai berikut:

    1. Pilihlah tanah yang gembur dan subur karena mengnadung banyak unsur hara sebagai bahan makanan tanaman, jangan menggunakan tanah yang mengandung batuan dan tanah liat karena akan menghalangi pertumbuhan akar tanaman.
    2. Kontur tanah sebaiknya yang agak miring (tapi jangan terlalu miring) agar memudahkan pembuangan air hujan yang berlebihan dan menghadap ke arah timur.
    3. Berikan peneduh yang akan berfungsi untuk menahan jatuhnya butir-butir hujan yang terlalu besar, mencegah sinar matahari yang terlalu terik, serta penahan tiupan angin yang terlalu kencang.
    4. Sebaiknya lokasi penyemaian dekat dengan sumber air untuk memudahkan penyiraman, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah agar memudahkan dalam pengawasannya, serta sebaiknya dibuat berpencar untuk memudahkan penyebaran bibit nantinya.

     

  3. Penyemaian.
    Biji cengkeh tidak bisa ditanam langsung ke tanah atau ke lahan. Terlebih dahulu harus dilakukan penyemaian untuk menumbuhkan kecambahannya, setelah itu baru dilakukan penyemaian tetap. Berikut ini yang perlu disiapkan dalam menyemai biji cengkeh, adalah sebagai berikut:

    1. Siapkan bak-bak perkecambahan yang terbuat dari peti kayu atau bahan lain yang tahan, panjang dan lebarnya sesuai dengan kebutuhan,asalkan dapat menampung campuran pasir dan gambut setebal kurang lebih 30cm dari dasar bak, dengan perbandingan 3:1.
    2. Biji yang telah siap tanam harus segera ditanam dalam lubang-lubang pasir dengan jarak 3 x 5 cm atau 5 x 5 cm. Perhatikan saat menanam biji, upayakan jangan sampai terbalik karena akan menyusahkan perkembangan bibit cengkeh.
    3. Jagalah kelembaban bak perkecambahannya, karena itu gunakan naungan tetapi jangan terlalu rapat.
    4. Jangan melakukan penyiraman langsung pada biji agar posisi biji tidak berubah, namun lakukan dengan cara dipercik-percikkan sampai basah. Ada baiknya menggunakan jerami atau karung goni, karena air yang disiramkan akan terlebih dahulu membasahi jerami atau karung goni yang nantinya akan diteruskan ke permukaan pasir dimana biji ditaman.

Baca juga

budidaya tanaman cengkeh yang benar

mesin cengkeh

Categories
Uncategorized

Cara Merawat Ikan Gurame Yang Dewasa Dan Anakan nya

Cara merawat ikan gurame indonesia sebagai salah satu negara, dengan anekaragam karya alamnya termasuk jenis ikan yang begitu beragam, mampu membuat Indonesia menjadi penghasil ikan yang sangat menjanjikan. Dengan demikian, tidak heran jika saat ini banyak sekali orang yang melakukan budidaya.

Untuk menghasilkan bibitan ikan yang berkualitas juga menguntungkan, salah satunya adalah untuk budidaya ikan gurame. Tidak jarang saat ini hampir di semua tempat, anda bisa menjumpai orang yang memiliki cara merawat ikan gurame ini, sehingga anda tidak akan kesulitan untuk mencarinya.

Selain makanan pokok, bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul  untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Beberapa Cara Merawat Ikan Gurame Yang Dewasa Dan Anakan nya

cara merawat ikan gurame

CARA MERAWAT IKAN GURAME DEWASA

1. Perairan Yang Tenang Untuk Merawat Ikan Gurame

Perawatan ikan gurame, maka ada baiknya jika anda memperhatikan kesiapan untuk memberikan tempat tinggal bagi ikan ini, memang tidak ribet namun hal ini penting untuk diperhatikan.

Saat ini jika anda memang ingin membudidayakan ikan ini, ada baiknya jika anda mencari terlebih dahulu air yang tenang untuk ikan yang satu ini, sehingga ikan gurame yang anda budidayakan akan nyaman tinggal.

2. Suhu Perairan Yang Tepat Untuk Ikan Gurame

Sebagai salah satu jenis ikan air tawar, memang beberapa diantaranya akan membutuhkan suhu kolam yang cukup memadai untuk membuatnya nyaman, apalagi ketika anda siap untuk memberikan kolam sebagai tempat tinggalnya. Untuk saat ini ikan gurame memang mampu untuk tinggal pada suhu kolam antara 24-28 derajat celcius, jangan sampai anda memberikan suhu kolam dibawah suhu tersebut.

3. Perhatikan Asupan Protein Pada Ikan Ini

Ikan gurame memang termasuk sebagai salah satu ikan yang gagah, bahkan mampu untuk hidup dengan usia yang cukup lama, sehingga menguntungkan anda ketika melakukan budidaya jenis ikan yang satu ini.

Jika anda memang ingin membudidayakan ikan ini, maka ada baiknya jika anda memperhatikan terlebih dahulu asupan pada protein ikan ini, karena ikannya tidak hidup dialam bebas maka anda harus merawat.

4. Ikan Ini Juga Mmembutuhkan Oksigen Yang Cukup

Sebagian orang memang sering melakukan kesalahan, apalagi ketika memang berniat untuk melakukan budidaya ikan gurame, teruntuk pada lokasi yang dijadikan sebagai kolamnya.

Untuk saat ini jika anda memang ingin membudidayakannya, cobalah untuk memperhatikan hal ini yang memang memberikan ikan anda suatu khidupan yang tepat, dimana dengan memberikan oksigen yang cukup pada kolamnya.

CARA MERAWAT ANAK IKAN GURAME

1. Pindahkan Telur Dalam Sebuah Wadah

Ketika anda memang sedang membudidayakan ikan ini, pastinya anda akan ada pada waktu dimana ikan yang anda budidayakan memiliki anak, atau memiliki telur yang berhasil dikeluarkan dari hasil pemijahan.

Tentunya anda tidak ingin mengalami kegagalan ketika telurnya sudah dikeluarkan, salah satu cara untuk memastikan bahwa anda tidak akan gagal, adalah dnegan memasukannya ke dalam wadah khusus.

2. Cobalah Untuk Memisahkan Telur Dari Sarangnya

Ketika anda sudah memasukannya ke dalam sebuah wadah, maka cara selanjutnya yang bisa anda lakukan memang cukup mudah, dimana anda bisa memisahkan telur dari sarangnya.

Perlu untuk anda ketahui bahwa telur yang anda pisahkan dengan sarangnya ini, bisa membantu untuk mempercepat proses pertumbuhan pada ikan, sehingga nantinya ikan yang anda miliki akan memberikan keuntungan lagi.

3. Masukan Kembali Pada Air Yang Lebih Bersih

Pemisahan telur dengan sarangnya memang harus dilakukan dengan sangat hati-hati, dimana jangan sampai telur yang anda pegang tersebut pecah ketika anda memisahkannya.

Untuk proses selanjutnya ketika anda selesai pada proses pemisahan, cobalah untuk melakukan pemindahan untuk telur yang berhasil dipindahkan, anda bisa mencoba untuk menaruhnya kembali pada wadah dengan air yang bersih.

4. Berikan Cairan Suplemen

Setelah anda membersihkan telur dari sarangnya, meskipun dengan proses yang cukup lama karena penuh dengan perhatian yang tepat. Maka setelah memindahkannya ke dalam air yang jauh lebih bersih, maka anda bisa mencoba untuk memberikan suplemen pada wadah yang dijadikan sebagai tempat tinggalnya. Sehingga nantinya ikan yang anda miliki, bibitnya bisa selalu terjaga dengan baik lagi.

5. Masukan Telur Pada Air Yng Sudah Diberikan Oksigen Dan Heatter

Karena wadah yang sudah anda siapkan telah diberikan suplemen, maka langkah yang selanjutnya adala dengan memasukan sebuah oksigen pada wadah yang disiapkan.

Suplemen memang mampu untuk membantu agar ikan terhindar dari larva yang bisa saja tumbuh, maka dengan memberikan oksigen dan penghangat, mampu untuk meningkatkan kemungkinan hidup pada bibit yang sudah anda siapkan itu.

Dengan artikiel cara merawat ikan gurame yang dewasa dan anakan nya harus dengan secara telaten dan memahami betul perawatan nya agar tidak mudah mati.

Categories
Uncategorized

Ternak Ikan Nila Di Kolam Terpal Dengan Aman Untuk Peternak

Ternak ikan nila di kolam terpal memiliki banyak keunggulan sehingga keuntungan yang akan didapatkan juga tidak main-main. Salah satu keunggulannya adalah modal yang sedikit, selain itu pangsa pasar ikan Nila sangat luas sehingga proses penjualan tidak akan mengalami kesulitan.

Ternak ikan nila di kolam terpal dapat digunakan juga sebagai ladang usaha peternakan. Ikan nila yang sering digunakan sebagai makanan pokok. Ikan nila dengan permintaan pasar yang tinggi ini mengharuskan ataupun juga sebagai ladang usaha yang harus di coba oleh pembisnis pemula.

Ternak ikan nila sangatlah cocok untuk pengusaha ikan. Dengan ternak ikan nila sangatlah mudah di budidayakan karena ikan nila sangatlah mudah beradaptasi di lingkungan. Akan tetapi kita harus mementingkan kesehatan dan keselamatan untuk ikan nila tersebut jangan anggap remeh untuk kesehatan karena poin pentingnya ialah ikan yang segar dan sehat.

Selain makanan pokok, bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul  untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Tips Ternak Ikan Nila Di Kolam Terpal Dengan Aman

ternak ikan nila di kolam terpal

Langkah-langkah Ternak Ikan Nila Di Kolam Terpal Sebagai Berikut

1. Menyiapkan Kolam terpal Untuk Ikan Nila

Membuat kolam terpal tidaklah sulit, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Namun, jika tidak ingin ribet dan meminimalisir kesalahan, Anda bisa membelinya secara langsung di toko perlengkapan ternak. Selain itu, dengan membeli kolam terpal jadi Anda bisa menghemat waktu dan menghemat biaya karena harga kolam terpal jadi cukup terjangkau.

2. Benih ikan Nila

Setelah menyiapkan kolam terpal yang perlu Anda lakukan adalah membeli benih ikan Nila. Untuk mendapatkan benih ikan air tawar jenis ini sangatlah mudah, namun yang perlu Anda perhatikan adalah memilih benih yang berkualitas. Pastikan memilih benih ikan Nila yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Gerakan lincah.
  • Ukuran sama.
  • Aktif.
  • Tidak cacat.

3. Pengisian air

Langkah berikutnya adalah pengisian air kolam. Mengisi air kolam terpal tidak boleh dilakukan sembarangan, agar hasilnya panen memuaskan Anda harus mengukur kedalaman dan juga kandungan pH dalam air.

Untuk membudidayakan ikan Nila, kedalaman air kolam terbaik adalah sekitar 100 cm hingga 120 cm dengan pH 7 atau pH 8. Sementara itu, Anda juga harus menjaga suhu air agar tetap stabil pada tingkatan 25 hingga 30 derajat celcius.

4. Penyebaran benih

Selanjutnya adalah penyebaran benih ikan Nila, namun sebelum proses ini berlangsung Anda harus menaburkan probiotik terlebih dahulu ke dalam kolam terpal.

Hal tersebut bertujuan agar proses pertumbuhan mikro organisme dalam kolam dapat dipercepat. Proses penumbuhan mikro organisme dalam kolam ikan terpal dapat memakan waktu 7 hari hingga 10 hari.

Setelah mikro organisme tumbuh dengan sempurna di dalam kolam, Anda bisa menaburkan benih ikan Nila secara bergantian sesuai dengan kapasitas kolam. Pastikan jumlah benih ikan Nila tidak melebihi kapasitas kolam agar pertumbuhan serta perkembangannya tidak terhambat.

5. Pemberian pakan

Anda tidak bisa langsung memberikan pakan pada ikan Nila begitu saja setelah penyebaran benih. Pemberian pakan dapat dilakukan setelah benih berusia 3 hari dalam kolam terpal pada pagi dan sore hari. Lakukan pemberian pakan secara rutin setiap hari pada waktu yang sama.

6. Panen

Hal terakhir dalam proses ternak Nila adalah panen. Pada umumnya, proses ini dilakukan ketika ikan Nila sudah memasuki usia 4 sampai 6 bulan. Namun, Anda bisa mempercepat proses panen dengan memberikan pakan dan nutrisi yang berkualitas sehingga ikan dapat berkembang dan tumbuh dengan cepat.

Ternak ikan nila di kolam terpal alat utamanya pasti membutuhkan terpal dengan kolam terpal yang kondisi baik akan memudahkan peternak untuk panen ikan.

Categories
Uncategorized

Cara Membudidayakan Ikan Mujair Beginilah Cara Yang Benar

Cara membudidayakan ikan mujair, kesempatan kali ini kami akan mengajak anda membahas mengenai Peluang usaha Budidaya Ikan Mujair, apa saja manfaat serta kandungan gizi ikan ini, berapa harganya dipasaran, Kenapa usaha budidaya ikan mujair ini layak dikerjakan, selamat membaca.

Cara budidaya ikan mujair atau ada juga yang menyebutnya ikan mujaer memiliki nama latin (Oreochrom is mossambicus) adalah sejenis ikan budidaya air tawar yang merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang cukup dikenal masyarakat.

Ikan mujair ini sendiri banyak dipilih masyarakat untuk dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak, gurih, tidak amis dan mudah di peroleh. Ikan mujair juga merupakan jenis ikan yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan. Ikan jenis ini juga sangat cepat dalam berkembang biak. Dalam waktu beberapa bulan saja populasi ikan mujair dapat berkembang dengan pesat.

Selain makanan pokok, bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul  untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Cara Membudidayakan Ikan Mujair Beginilah Cara Yang Benar Dan Aman

cara membudidayakan ikan mujair

Membudidayakan Ikan Mujair Ini Mudah Di Terapkan Beginilah Tips nya

1. Pemilihan Indukan Membudidayakan Ikan Mujair Berkualitas Baik

Dalam budidaya perikanan pemilihan indukan akan menentukan kualitas panen yang akan dihasilkan. Dalam memilih indukan tentu hal yang harus diperhatikan adalah kualitas indukan tersebut.

Harus baik, sehat, besarnya seragam dengan bobot 100 g. Indukan ikan mujair terdiri dari dua jenis yaitu jantan dan betina. Perbedaan keduanya dapat dilihat dari ciri fisiknya.

Pemilihan untuk membedakan indukan jantan dan betina :

a. Indukan Jantan Ikan Mujair

  • Memiliki 2 lubang pada bagian urogenital, yakni bagian anus dan lubang sperma yang juga merangkap sebagai lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah merahan terang dan jelas.
  • Bagian perut berwarna lebih gelap atau kehitam hitaman.

b. Indukan Betina Ikan Mujair

  • Memiliki 3 lubang pada bagian urogenital, terdiri dari lubang anus, lubang untuk mengeluarkan sel telur yang terpisah dari lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah-merahan pucat dan tidak jelas.
  • Bagian perut berwarna putih
  • Dagu berwarna putih.
  • Jika perut distriping tidak mengeluarkan cairan.

2. Pemijahan Benih Ikan Mujair

Tahap selanjutnya dalam cara membudidaya ikan mujair adalah melakukan pemijahan agar indukan dapat menghasilkan benih yang kemudian akan di tebar. Pemijahan dilakukan didalam kolam yang terpisah, berikut tahapan lengkapnya :

  • Buat kolam dengan ukuran 3×4 meter dengan kedalaman 60 cm.
  • Masukkan lumpur halus pada bagian dasar kolam agar ikan mujair bisa membuat sarang dengan mudah.
  • Saat kolam benar benar telah siap masukkan indukan jantan dn betina kedalam kolam dengan perbandingan 3:2.
  • Saat proses pembuahan terjadi, induk betina akan mengumpulkan dan menjaga sel telur didalam mulutnya. Hingga masa inkubasi sampai telur menetas.
  • Inkubasi berlangsung selama 3-5 hari dan kemudian setelahnya telur akan menetas dan menjadi larva.
  • Setelah larva ikan berumur 2 minggu, maka sudah bisa dilepas dari induknya agar dapat mencari makan sendiri.

3. Menebar Bibit Ikan Mujair Ke Kolam

  • Tahapan membudidaya ikan mujair selanjutnya adalah menebarkan benih ikan kedalam kolam. Lakukan penebaran benih saat sore hari dengan kepadatan 400-500 populasi untuk kolam berukuran 50x50x100 cm.
  • Pada beberapa hari awal kemungkinan akan ada beberapa benih ikan yang mati. Namun, anda tidak perlu khawatir jika benih yang mati hanya 3-4 ekor saja perharinya. Namun jika melebihi jumlah tersebut ada baiknya anda segera melakukan tindakan.

4. Pemberian Pakan Ikan Mujair

  • Berikan pakan padat berupa pelet dengan kandungan 28% protein, 30% lemak dan 15% karbohidrat.
  • Pemberian pakan harus dilakukan secara rutin sebanyak 3 kali dalam sehari.
  • Yaitu pada waktu pagi hari, siang dan sore hari.
  • Dalam sekali pemberian pakan untuk populasi 400-500 ekor benih berikan 1-2 kg pakan pelet.
  • Naikkan konsentrasi pakan saat ukuran ikan mulai membesar.
  • Berikan tanaman eceng gondok agar kondisi kolam menjadi lebih sejuk. Selain itu eceng gondok juga bisa berfungsi sebagai makanan tambahan bagi ikan mujair.

5. Pergantian Air Kolam

Untuk menghindari penyakit yang bisa menjangkiti ikan mujair anda maka kebersihan kolam harus diperhatikan. Salah satu cara paling efektif adalah dengan melakukan penggantian air secara rutin. Lakukan pergantian air kolam setiap 2-3 minggu sekali.

6. Ikan Mujair Siap Di Panen

Ikan mujair akan siap dipanen saat berumur 4-5 bulan setelah ditebar. Ikan dengan kualitas baik dan segar akan memiliki harga jual yang tinggi. Tentunya cara panen harus dilakukan dengan tepat.
Cara panen ikan mujair dapat dilakukan seperti dibawah ini :

  • Saat akan melakukan panen berikan pakan terlebih dahulu untuk menambah bobot ikan.
  • Kemudian kurangi volume air secara perlahan untuk menghindari ikan menjadi stres.
  • Saat volume air mulai berkurang maka anda dapat memanen ikan dengan cara menjaringnya.
  • Kemudian letakkan hasil panen pada wadah yang bersih.
  • Anda bisa menggunakan wadah plastik yang diisi air bersih.
    Berikan tambahan oksigen agar ikan dapat bertahan hidup dan tetap segar.

Demikian cara budidaya ikan mujair di kolam terpal paling mudah dan menguntungkan, semoga dapat menambah wawasan dan menjadi inspirasi untuk anda.

Categories
Uncategorized

Pakan Ikan Nila Agar Cepat Besar Yang Dapat Digunakan Untuk Peternak

Pakan ikan nila agar cepat besar perlu diberikan secara rutin. Ikan air tawar yang banyak dikonsumsi ini selain memiliki rasa yang enak dan bergizi, juga memiliki harga yang cukup terjangkau, sehingga banyak diminati.

Selain itu, budidaya ikan nila juga tidak begitu sulit. Selain masa panennya yang cukup cepat, yaitu hanya 4-6 bulan dari masa pendederan, makanannya juga tidak ribet. Bahkan, kamu bisa memberikan tumbuhan yang sering ditemui seperti singkong atau daun talas.

Pakan ikan nila agar cepat besar cukup mudah disiapkan. Hal ini tentunya perlu diperhatikan karena faktor pakan sangat dalam menyangkut perbesaran ukuran daging dan kelangsungan hidup ikan. Pemberian pakan perlu memperhatikan kandungan nutrisi yang tepat, baik dari pakan ikan alami maupun pakan ikan buatan.

Selain makanan pokok, bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul  untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Pakan Ikan Nila Agar Cepat Besar Pertumbuhan Simak Tips Berikut Ini

pakan ikan nila agar cepat besar

Pakan Ikan Nila Agar Cepat Besar

1. Pakan Ikan Nila Cepat Besar Tumbuhan Azolla

Makanan ikan nila supaya cepat besar yang pertama adalah tumbuhan Azolla. Azolla merupakan salah satu tumbuhan paku air yang banyak tumbuh dan tersebar di sawah Azolla mengandung nutrisi dan protein hingga 33%. Tumbuhan ini tumbuh dari suku Azzollaceae yang hidup mengapung di atas air.

Sehingga sangat menjanjikan untuk membantu pertumbuhan ikan nila. Kamu bisa memberi makan ikan nila dengan azolla yang terlebih dahulu dipotong kecil-kecil atau langsung saja menempatkan azolla dalam kolam. Selain membuat ikan nila cepat besar, azolla juga memiliki harga yang murah.

2. Pakan Ikan Nila Daun Talas

Daun talas merupakan salah satu makanan ikan nila supaya cepat besar selanjutnya. Penggunaan daun talas tidak hanya membuat ikan tumbuh lebih besar, namun juga dapat menghemat pengeluaran. Bahkan, makanan ikan nila satu ini juga berguna agar ikan nila tidak ketergantungan dengan pakan buatan seperti pelet.

3. Pakan Ikan Nila Cacing Sutera

Cacing sutera memiliki kadar protein tinggi hingga 40-57%, lemak 10-13% dan serat 2.04%, sehingga menjadi salah satu makanan ikan nila supaya cepat besar. Cacing sutra juga sering menjadi pakan andalan bagi para peternak ikan.

4. Pakan Ikan Nila Lumut

Lumut merupakan salah satu makanan ikan nila supaya cepat besar karena mengandung banyak protein. Selain dijadikan makanan alami, lumut juga banyak digunakan oleh para pemancing untuk mendapatkan ikan nila.

5. Pakan Ikan Nila Kutu Air

Ukuran kutu air yang kecil sangat cocok untuk makanan ikan nila supaya cepat besar. Kuta air bisa kamu temukan di para penjual ikan hias maupun bisa dicari sendiri di sungai dan selokan. Kutu air sangat disarankan untuk makanan ikan nila kecil karena bisa membantu mempercepat pertumbuhan ikan.

6. Pakan Ikan Nila Artemia

Artemia merupakan salah satu jenis hewah air berukuran kecil yang sangat baik untuk makanan ikan nila supaya cepat besar. Artemia mengandung lemak dan protein yang banyak dibutihkan untuk pertumbuhan ikan nila. Ukuran artemia yang sangat kecil seperti kutu air ini sangat baik untuk benih ikan nila yang baru menetas.

7. Pakan Ikan Nila Dedak

Cara membuat pakan ikan nila dari dedak ini juga bisa menjadi makanan ikan nila supaya cepat besar. Apalagi ukuran dedak yang kecil sangat sesuai dengan ukuran mulut ikan nila kecil. Dedak banyak dipilih sebagai makanan ikan nila alternatif karena banyak mengandung karbohidrat yang baik untuk pertumbuhan ikan nila.

Demikianlah 7 pakan untuk ikan nila yang memiliki banyak nutrisi dan protein. Yang dapat di temukan di alam sekitar dan juga banyak sekali manfaat yang di dapatkan. Semoga Mencoba !

Categories
Uncategorized

Cara Ternak Kambing Jawa Supaya Cepat Bertumbuh Gemuk

Cara ternak kambing jawa (Kambing Kacang) dengan konsep penggemukan yang di harapkan agar mendapatkan keuntungan dalam penjualan daging. Kambing Jawa (kacang) adalah kambing lokal Indonesia, namun tidak hanya di bumi pertiwi, kambing seperti ini juga ada Malaysia dan Philipina.

Kelebihan kambing ini sangatlah banyak dan yang paling istimewa adalah dengan usia menginjak 15-18 bulan Kambing Jawa sudah mampu berkembangbiak dan melahirkan anak diantara 1-4 ekor, biasa saat pertama kali beranak induk kambing hanya mampu melahirkan 1-2 ekor saja.

Kelebihan lainnya adalah dengan mudahnya beradaptasi di lingkungan manapun, dan tingkat reproduksinya juga tinggi. Kambing Jawa merupakan salah satu Kambing pedaging, Kambing jenis ini memanglah paling terfavorit dagingnya untuk di santap. Sangat enak jika dimasak dengan beberapa resep masakan Indonesia, mulai dari sate sampai tengkleng.

Selain makanan pokok untuk kambing bisa juga menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul  untuk pakan ternak yang bisa menjadi alternatif ternak anda. Untuk bisa diberikan ke ternak anda, sekam harus diubah menjadi bekatul. Penggilingan sekam menjadi bekatul ini dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling sekam.

Beginilah Ternak Kambing Jawa Supaya Cepat Bertumbuh Gemuk

cara ternak kambing jawa

Langkah-langkah Untuk Ternak Kambing Jenis Kambing Jawa (Kambing Kacang)

1. Persiapan Pembuatan Kandang  Kambing

Memang sangatlah penting sebuah tempat/kandang dalam melakukan usaha ternak kambing jenis apapun tak terkecuali Kambing Jawa/Kambing Lokal. Sebagaimana kandang ini harus di buat dengan standar, ukuran, tingkat kenyamanan sampai dengan suhu lokasi pada kandang nantinya.

Namun untuk meningkatkan hasil produksi tentunya pakan yang berkualitas akan menjadi penyokong utama untuk mendapatkan hasil maksimal dalam reproduksi.Lokasi pembuatan kandang Kambing jawa tidaklah membutuhkan tempat yang luas, hanya dengan ukuran kandang sekitar 3 x 2 m sudah mampu menampung 3 ekor Kambing Jawa.

Bahan yang digunakan untuk membuat kandang Kambing Jawa sebisa mungkin di buat dari bahan-bahan yang bisa di dapatkan dengan harga yang murah, tidak perlu menggunakan kayu, cukup dengan menggunakan bambu dengan sedikit kayu kandang Kambing Jawa.

2. Penyediaan Dan Pemilihan Bibit Untuk Kambing

Persiapan kedua yang harus di penuhi agar sukses ternak Kambing Jawa adalah dengan menyediakan bibit dari hasil pemilihan bibit unggul. Bibit yang unggul akan meningkatkan hasil reproduksi, jadi dalam kasus ini bibit juga penting keberadaannya dan dengan hasil selektif maksimal.

Kambing Jawa memang memiliki ukuran tubuh yang kecil, namun dalam saat mencari bibit untuk bahan ternak harus sebisa mungkin di pilih dengan kondisi bibit ukur besar, karena keturunan yang didapatkan pastinya akan mengikuti tulangan yang di miliki oleh induk.

Untuk bibit Kambing Jawa sebagai pejantan harus memiliki nafsu kawin yang tinggi, hal ini terlihat dari sifatnya yang agresif sambil mengeluarkan kelamin dan lebih sering mengeluarkan urine meskipun sedikit.

Sedangkan untuk bakalan induk betina umurnya harus sudah mencapai 12 bulan, di usia ini kambing Jawa betina sudah siap untuk di kawinkan dengan penjantan karena seluruh organnya sudah matang.

Ciri yang baik untuk di jadikan indukan adalah berkarakter jinak, bulu panjang pada paha, ekor berbulu lebat, tanduk berdiri keatas, berputing dua, dan ciri tambahan yang saat ini susah di dapatkan adalah Kambing Jawa betina berjanggut.

3. Pemberian Pakan Ternak Kambing Jawa

Pemberian pakan juga hal yang sangat penting dalam usaha ternak binatang apapun, pakan ini memang berperan vital untuk proses tumbuh dan juga perkembangbiakan. Sebisa mungkin pakan harus memenuhi gizi setiap harinya yang di butuhkan oleh Kambing Jawa.

Selain pakan pokok ada juga pakan tambahan yaitu berupa kacang-kacangan dan juga suplemen dan vitamin. Pakan yang berasal dari rumput hijau dapat di peroleh dengan membeli di pasar rumput atau dengan mencari sendiri di kebun (ngarit).

4. Perawatan Untuk Ternak Kambing Jawa

Sangat penting adalah menjaga kesehatan Kambing Jawa agar tidak terserang penyakit, penyakit dapat menghambat pertumbuhan dan juga membuat Kambing kehilangan dagingnya (kurus).

Untuk itu selalu jaga kebersihan, jaga pola makan, pemenuhan gizi, vitamin, dan mineral. Kambing Jawa dewasa membutuhkan 2 liter air bersih setiap harinya, jangan lupa untuk memberinya pada siang menjelang sore sekitar jam setengah 3, waktu ini adalah paling tepat untuk diberikan minum.

Seperti itu tentang cara ternak Kambing Jawa yang baik dan benar, jika ke empat poin diatas dapat kita lakukan dengan secara benar maka hasil produksi yang tinggi akan kita tukarkan menjadi pundi-pundi rupiah.