Categories
Uncategorized

Cara Membuat Abon Ikan Yang Bernutrisi dan Bernilai Jual Tinggi

Cara Membuat Abon Ikan – Abon adalah produk makanan olahan yang telah lama dikenal masyarakat, terutama di wilayah Indonesia.

Berdasarkan data statistik BPS menunjukkan bahwa abon itu menjadi salah satu produk yang paling banyak diproduksi. Abon, termasuk camilan atau lauk siap saji yang sehat untuk keluarga Anda, karena abon dibuat dari bahan alami dan tanpa menggunakan pengawet.

Abon adalah salah satu jenis makanan olahan yang umumnya berasal dari daging sapi, ayam, dan juga abon ikan dalam bentuk serat atau dipisahkan dari serat.

Daging parut terbuat dari daging yang diproses sedemikian rupa sehingga memiliki karakteristik yang kering, renyah, dan gurih.

Secara umum, abon dibuat dari daging sapi atau ayam, tetapi sekarang ada banyak abon yang diolah dari ikan. Ikan yang digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat daging parut beragam, seperti lele, tuna, tuna, lele, gurame, hingga salmon.

Ikan parut olahan memiliki bentuk yang lembut, rasanya enak, baunya khas, dan memiliki umur simpan yang relatif panjang.

Selain itu, apa yang membuat ikan parut ini menjadi produk unggulan adalah karena kandungan gizinya yang tinggi dan juga cara membuatnya yang mudah.

Beberapa faktor yang membuat abon ikan ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi, sehingga Anda bisa menjadikannya sebagai peluang bisnis abon.

Cara Membuat Abon Ikan Tuna

Cara Membuat Abon Ikan

Ya, seperti namanya, ikan abon tuna ini adalah jenis makanan yang diawetkan yang terbuat dari tuna yang dibumbui, dan diproses dengan cara direbus, serat, dan digoreng. Sejak dulu tuna selalu menjadi salah satu jenis ikan yang sering dikonsumsi, karena selain rasanya yang enak, kandungan gizinya juga cukup tinggi.

Produk ini memiliki bentuk dan tekstur yang lembut, rasanya enak dan memiliki aroma khas, serta memiliki daya tahan yang relatif lama.

Cara Membuat Abon Ikan Tuna:

  1.     Langkah pertama yang harus dilakukan adalah penyiangan tuna terlebih dahulu, penyiangan tuna dengan menghilangkan isi perutnya, dan dicincang secara melintang untuk memudahkan pengukusan, kemudian kita cuci potongan daging tuna hingga bersih.
  2.     Setelah itu kami mengukus daging tuna hingga matang, tujuannya adalah untuk memudahkan pengambilan daging dan terpisah dari tulang dan duri). Sambil menunggu pengukusan, semua bumbu yang disiapkan ditimbang sesuai kebutuhan, termasuk: jintan, bawang, bawang putih, cuka, garam, irisan lengkuas, kayu manis, gula pasir, dan pala.
  3.     Ikan kukus kemudian ditiriskan. Setelah dingin, daging tuna dicacah menggunakan mesin pencacah daging ikan dan dipisahkan dari daging hitamnya, kemudian diperas sampai kering kemudian dihancurkan atau dipecah menjadi serpihan halus.
  4.     Semua bumbu yang telah kita siapkan sebelumnya, kita haluskan terlebih dahulu, lalu kita tumis bumbu itu hingga mengeluarkan aroma yang harum, setelah itu tambahkan abon ikan dan campur semua bubuk, sambil kita aduk terus hingga kering.
  5.     Daging ikan yang sudah dicampur dengan bumbu kemudian digoreng dengan minyak atau bisa juga tanpa minyak, sambil selalu diaduk agar tidak gosong. Saat menggunakan minyak, daging ikan harus benar-benar terendam untuk mendapatkan abon kering dan renyah. Tapi ingat, kita harus segera menghentikan penggorengan saat abon kuning kecoklatan. Setelah kering, angkat dan tiriskan / dinginkan.

Manfaat Tuna untuk Perkembangan Anak

Ikan tuna dikenal sebagai asupan makanan yang mengandung omega 3. Omega 3 sendiri memiliki komponen penting bagi tubuh seperti DHA, EPA dan LNA. DHA dan EPA ditemukan pada ikan, sedangkan LNA pada tanaman. Nah, omega 3 dalam bentuk DHA yang ditemukan pada ikan tuna dapat bermanfaat untuk merangsang perkembangan otak pada anak-anak.

Manfaat tuna sangat besar sehingga kita tidak perlu menyia-nyiakannya begitu saja. Agar Anda lebih yakin dan memahami manfaat tuna, mari kita dengarkan khasiat tuna untuk perkembangan anak berikut ini:

1. Membuat Cerdas

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics pada tahun 2003 disebutkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi suplemen omega 3 selama kehamilan dan menyusui ternyata memiliki bayi dengan kemampuan kognitif yang lebih tinggi ketika anak mencapai usia 4 tahun.

Selain itu, berdasarkan penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2005 hasilnya diketahui anak-anak sekolah yang mengkonsumsi omega 3 menunjukkan peningkatan keterampilan membaca. Tidak mengherankan, banyak pabrik suplemen atau kemasan Vitamint yang menampilkan omega 3 di setiap iklan promo.

2. Tingkatkan Fokus

Berdasarkan penelitian lain, ditemukan bahwa ibu yang memiliki kadar DHA yang lebih tinggi dalam darah. Selama persalinan benar-benar dapat mempertahankan fokus yang lebih baik pada objek dibandingkan dengan balita yang ibunya memiliki kadar DHA rendah.

3. Mampu Meningkatkan Pengelihatan

Kandungan DHA yang ditemukan pada ikan tuna memiliki peran untuk pembentukan retina mata. Anak-anak yang mengonsumsi cukup DHA ternyata memiliki penglihatan yang lebih tajam daripada mereka yang tidak. Jadi disarankan bagi para ibu untuk memberikan tuna kepada anak-anak mereka untuk mengoptimalkan fungsi retina.

4. Meningkatkan kekebalan

DHA dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan sebuah penelitian, balita yang mengonsumsi susu formula plus minyak ikan.

5. Mencegah eksim

Berdasarkan penelitian di Swedia menunjukkan bahwa Omega 3 dapat mengurangi peradangan di seluruh tubuh termasuk kulit. Selain itu tuna ini dapat membantu anak-anak agar terhindar dari risiko alergi.

Demikian tadi cara membuat abon ikan tuna dan beberapa manfaatnya, semoga menambah wawasan dan bisa bermanfaat buat Anda. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *